Sejumlah mobil parkir di badan jalan. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Meski sudah berkali-kali mendapat keluhan, kendaraan parkir di badan jalan belum ada tindak lanjut dari pihak berwenang. Bahkan, tindakan parkir sembarangan itu semakin menjadi-jadi, sehingga kerap memicu kemacetan.

Ada sejumlah titik rawan macet karena pengendara memarkir kendaraannya di badan jalan. Di antaranya,  di Jalan Raya Kuta, Jalan Sunset Road, Jalan Diponegoro, Jalan Teuku Umar, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Supratman dan Jalan Raya Sesetan serta di tempat lainnya.

Salah satu warga Komang Rita yang tinggal di seputaran Jalan Hayam Wuruk, Jumat (31/1) mengaku sangat menyayangkan tidak adanya tindakan dari aparat berwenang, khususnya Ditlantas Polda Bali. Padahal sebelumnya Polantas, baik dari Polda Bali maupun Polresta Denpasar serta aparat lainnya dari Dishub dan Satpol PP sempat gencar menertibkan hal itu.

“Tahun lalu sempat ditertibkan, bahkan ada yang diderek ketika diketahui ada kendaraan parkir sembarangan. Untuk itu, arus lalu lintas jadi lancar. Tapi sekarang, kendaraan parkir sembarangan kembali marak,” katanya.

Sementara warga lainnya, Putu Novi yang mengaku bekerja di salah satu perusahaan di Denpasar juga menilai kondisi lalu lintas sekarang ini sangat memprihatinkan. Sebab, banyak titik lokasi kemacetan yang ada di Denpasar.

Seperti halnya di seputaran Jalan Teuku Umar, Denpasar. Di sana banyak ruko yang memiliki parkir sangat minim, sehingga para pengunjung toko memarkir kendaraannya di badan jalan. “Di sana (seputaran Jalan Teuku Umar-red) jalur alternatif dan dua arah. Maka, sangat riskan terjadi kemacetan jika ada kendaraan parkir di badan jalan pada kedua arah,” ucapnya.

Di tengah kondisi macet tersebut, katanya, satu pun petugas tidak ada di lapangan. Hal ini juga membuat arus lalin semakin macet lantaran pengendara saling mendahului. “Karena tidak ada petugas, maka pengendara saling mendahului dari kedua arah. Ini yang menjadi arus lalu lintas semakin macet,” imbuhnya.

Perlu diketahui, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung A.A. Ngurah Rai Yuda Darma sebelumnya mengatakan pihaknya akan kembali mengoptimalkan penertiban dengan mengerahkan kendaraan derek yang dimiliki. Namun demikian, pihaknya mengaku tetap harus berkoordinasi dengan pihak terkait, dalam hal ini dari pihak kepolisian. (Pramana Wijaya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.