TABANAN, BALIPOST.com – Seorang ibu rumah tangga (IRT), Ni Putu Dea Pratiwi, berpura-pura belanja membeli susu di warung dan meminjam kamar kecil untuk melakukan aksi jahatnya. Ia mencuri uang di warung milik Ni Wayan Widiasih di Kecamatan Pupuan, Tabanan, Minggu (26/1).

Uang tunai Rp 6,5 juta yang disimpan korban di kamar tidur pun berhasil digasak oleh pelaku. Namun tak berselang lama, pelaku pun berhasil diamankan oleh petugas dari Polsek Pupuan.

Dari informasi yang dihimpun, kasus pencurian terjadi pukul 11.30 Wita. Saat itu pelaku asal Kecamatan Pupuan, Tabanan ini datang ke warung korban menggunakan sepeda motor. Ia pun membeli 1 kaleng susu seharga Rp 10 ribu.

Baca juga:  Tiga Sepupu Berkomplot Bobol Kartu Kredit

Saat itulah ia pura-pura meminjam kamar kecil. Bukannya ke kamar kecil, pelaku justru masuk ke kamar tidur korban dan mengambil uang korban sebesar Rp 6,5 juta yang disimpan di dalam dompet warna hijau di dalam tas warna cokelat.

Pelaku kemudian kabur dan menyimpan uang tersebut di dalam almarinya. Tak berselang lama, Ni Wayan Widiasih pun menyadari uangnya hilang lanjut melaporkan ke Bhabinsa Desa Belimbing dan diteruskan ke Polsek Pupuan.

Baca juga:  Sadis! Ini Pengakuan Pelaku Pembunuhan WN Belanda

Kapolsek Pupuan AKP I Kadek Ardika mengatakan usai menerima laporan, anggota pun langsung melakukan olah TKP dan penyelidikan. Dari informasi di lokasi ada yang mencurigai seorang perempuan pura-pura membeli susu dan meminjam kamar kecil. “Kita pun langsung melakukan penyelidikan dan mencari informasi pelaku,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga pelaku diketahui dari Banjar Tamansari, Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan. “Kita langsung ke sana dan mengamankan pelaku dirumahnya beserta dengan barang bukti yang diambil pelaku,” beber AKP Ardika.

Baca juga:  Cok Raka Meninggal Saat Mengambil SIM  

Dari keterangan pelaku, ia nekat mencuri lantaran ekonomi. Pelaku mencuri di tiga tempat berbeda di wilayah Kecamaan Pupuan. “Dia (pelaku, red) juga sudah sempat curi emas di Desa Sanda, mencuri uang di Desa Jelijih dan di Desa Pupuan,” tegasnya. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.