Seorang buruh bangunan tengah mengerjakan pemasangan ornamen dinding Pasar Badung yang ambruk, Senin (16/12). (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Masa pemeliharaan bangunan Pasar Badung yang sedianya berakhir Desember 2019 lalu, kini diperpanjang. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Denpasar memperpanjang masa pemeliharaan yang dilakukan rekanan hingga enam bulan ke depan.

Ini dilakukan untuk memberikan jaminan pemeliharaan setelah sebelumnya ditemukan keretakan pada dinding sebelah barat. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta, Rabu (22/1) mengakui bila masa pemeliharaan terhadap bangunan Pasar Badung diperpanjang. “Kami sudah perpanjang masa pemeliharaan terhadap bangunan Pasar Badung,” ujar Jimmy.

Baca juga:  Dampak Pasar Badung Direlokasi, Retribusi PD Pasar Belum Capai Target

Sebelumnya, ornamen stil Bali sempat runtuh di bagian barat. Perbaikan tersebut juga dibebankan kepada pihak rekanan. Terlebih, pada kejadian itu, masa pemeliharaan masih ditanggung pihak rekanan.

Runtuhnya ornamen stil Bali di dinding bagian barat mengundang kekhawatiran sejumlah kalangan. Karena gedung tersebut merupakan bangunan publik yang harus memperhatikan keamanan pengunjung. (Asmara Putera/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.