Petugas kepolisian saat melakukan penanganan di TKP. (BP/gik)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Musibah kebakaran nyaris terjadi di Kabupaten Klungkung, Selasa (10/12) malam. Toko UD Mandala Jaya di Jalan Diponegoro, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, di sebelah timur Catus Pata Semarapura, hampir diamuk si jago merah.

Percikan api terlihat dari lantai dua bangunan tersebut, membuat warga sekitar panik dan segera meminta pertolongan pemadam kebakaran. Beruntung, percikan api itu dapat ditangani, sehingga tidak sampai terjadi kebakaran parah.

Baca juga:  Dari Bali Diminta Pertimbangkan "Lockdwon" hingga Tuai Keluhan, Sanksi Denda Warga Tidak Bermasker

Kapolsek Klungkung Kompol Nyoman Suparta menyatakan, toko tersebut diketahui milik Made Suartana (64). Saat itu, kompleks pertokoan yang bersebelahan dengan Pasar Senggol ini cukup ramai. Selain karena dekat pasar, juga ada persiapan festival. Di tengah keramaian itulah sejumlah pedagang di Pasar Senggol melihat ada percikan api sekitar pukul 20.00 Wita.

Salah satu pedagang, Ladri (46), melihat percikan api di lantai dua Toko UD Mandala Jaya yang masih dalam tahap perbaikan. Ia sontak berteriak, sehingga memancing perhatian warga lain di sekitarnya. Kegaduhan ini lantas disadari oleh kerabat korban, Candra (56), pemilik Toko Pasifik yang berjarak 15 meter. Candra yang ipar korban lantas melaporkannya kepada petugas Pemadam Kebakaran.

Baca juga:  Jokowi Terima Penghargaan Pers

Sekitar 10 personel di dalam tiga unit damkar langsung bergegas melakukan penanganan dibantu petugas kepolisian dari Polsek Kota Klungkung dan Polres Klungkung. Petugas Satpol PP juga ikut turun tangan. Setelah penanganan selama 20 menit, kobaran api berhasil dipadamkan. Suartana bersyukur kebakaran tidak berdampak parah.

Tidak ada kerugian material dan korban jiwa dalam kejadian ini. Kebakaran kemungkinan disebabkan oleh kelalaian kerja, karena pada siang harinya ada pemutusan/pemotongan kabel listrik dan las besi. “Saat buruh las sedang kerja, ada kabel yang terbakar. Waktu itu sudah ditangani, ternyata belum tuntas,” ujar Suartana. (Bagiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.