SURABAYA, BALIPOST. com – Pada Selasa (18/12) malam, ruas badan jalan Raya Gubeng amblas. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.45 WIB.

Ruas jalan yang amblas itu terjadi di depan toko tas Elizabeth dan Rumah Sakit Siloam. Dari pengamatan di lokasi, amblasan menimbulkan lubang menganga yang lebar dan kedalamannya belum diketahui.

Kondisi ini menimbulkan rasa ingin tahu dari masyarakat luas. Mereka tampak bergerombol di sekitar lokasi, ingin tahu yang sebenarnya terjadi.

Baca juga:  Dari Penurunan Kasus COVID-19 di India hingga Zona Risiko Bali Terbaru

Sementara polisi dibantu Tagana tampak sibuk mengatur jalan dan mengamankan lokasi. “Begitu mendengar berita kejadian ini, kami langsung melakukan koordinasi dengan anggota Tagana untuk merapat ke lokasi,” kata Sekretaris Tagana Surabaya M Tohir.

Wakil Walikota Surabaya, Wisnu Sakti Buana, dan Kaporestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Rudy Setiawan, tampak sudah hadir di lokasi kejadian. Kombes Pol Rudy Setiawan, saat dikonfirmasi belum bisa memastikan penyebab terjadinya ambles ruas jalan tersebut.

Baca juga:  Meski Berstatus Tersangka, Dirut LIB Tetap Menjabat

Petugas dari Dinas Kebakaran tampak berusaha membuat penerangan tambahan, mengingat kondisi penerangan jalan umum mati total. Dikhawatirkan terjadi ambles susulan di lokasi tersebut

Menurut saksi mata, bahwa amblesnya jalan ini diakibatkan crane yang terjatuh. Mengingat di sekitar lokasi sedang berlangsung proyek pembangunan.

BPB Linmas dan Tagana berusaha melakukan identifikasi jumlah korban musibah tersebut. Namun, sampai saat ini belum diketahui jumlah korban luka-luka dan meninggal dunia. “Kami akan membantu pihak terkait akan terus mencari korban musibah ini,” jelas Tohir. (kmb/Bambang Wili/balipost)

Baca juga:  Darurat Penanganan Pengungsi Gunung Agung Diperpanjang Lagi hingga 9 November
BAGIKAN