I Gede Budiarta alias Lempog mendekam di sel. (BP/sos)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Pria asal Desa Selat, Kecamatan Klungkung, I Gede Budiarta alias Lempog menyabet tangan anggota Polres Klungkung Aiptu I Ketut Sulendra dengan celurit. Aksi itu berlangsung sesaat dirinya dilerai dalam keributan di Kafe Lompang, Desa Gelgel, Sabtu (6/1) sekitar pukul 24.00 Wita.

Ia yang diduga preman langsung diamankan ke Mapolres. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Minggu (7/1), kejadian itu diawali saat korban patroli sekitar pukul 23.00 Wita. Setelah sampai di Kafe tersebut, setengah jam kemudian dilihat pelaku tengah mengamuk.

Baca juga:  Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri Tekan Sirine, Pembangunan Pelindungan Kawasan Suci Besakih Jadi Program Monumental Bali Era Baru

Tak ingin terus berlanjut, korban berupaya melerai. Namun, apa yang dilakukan tak berbuah ketenangan. Pelaku justru mengejarnya sampai ke jalan raya sambil mengayunkan celurit dan mengenai sikunya hingga luka.

Hal tersebut menyebabkannya harus dilarikan ke UGD RSUD Klungkung untuk mendapatkan pertolongan. Kasus ini dilaporkan ke Polres Klungkung dan pelaku langsung diamankan.

Kejadian tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP. Agus Dwi Wirawan. Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait adanya keterlibatan orang lain. “Benar ada kejadian itu. Nanti info lebih jelasnya, disampaikan oleh pimpinan. Kami masih selidiki,” ungkapnya.

Baca juga:  Giliran Pasar Tradisional Ubud Direvitalisasi

Perwira asal Buleleng ini juga menegaskan polisi tidak akan mentolerir aksi premanisme. “Kami tindak tegas aksi-aksi premanisne. Biar keamanan tidak terganggu,” tegasnya. (Sosiawan/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *