Ilustrasi. (BP/dok)
DENPASAR, BALIPOST.com – Wilayah Bima diguncang gempabumi tektonik pada Kamis (8/6) dinihari. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi yang terjadi memiliki kekuatan 4,0 Skala Richter (SR).

Pusat gempabumi terletak pada koordinat 8,03 LS dan 119,11 BT, tepatnya di darat pada jarak 63 km arah Timur Laut Bima -NTB, dengan kedalaman 27 km. Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, Drs. M. Taufik Gunawan, Dipl SEIS., dalam siaran persnya mengatakan berdasarkan hasil analisis peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan dirasakan cukup kuat di Bima.

Baca juga:  Tampil di Istana, Presiden Jokowi Puji Tari Jejer Kembang Menur Banyuwangi

Di daerah ini guncangan dilaporkan mencapai skala intensitas II SIG BMKG (III-IV MMI). Gempabumi dirasakan cukup oleh orang banyak, namun demikian hingga saat ini belum ada laporan adanya kerusakan.

Gempabumi darat di Bima ini merupakan jenis gempabumi tektonik akibat aktivitas Back Arc Thrust Flores. Hasil monitoring BMKG hingga saat ini belum terjadi gempabumi susulan.

Masyarakat Bima, dihimbau agar tetap tenang mengingat gempabumi yang terjadi tidak berpotensi merusak terhadap bangunan rumah yang konstruksinya kuat. (Winatha/balipost)

Baca juga:  Pendataan Pascagempa, 2 Meninggal dan Belasan Luka-luka di Bali
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *