Polisi melakukan olah TKP penemuan jasad bayi di Jalan Persada, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kuta Utara.(BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Jasad bayi ditemukan di Jalan Persada, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Kamis (5/11). Saat ditemukan warga, bayi laki-laki serta dalam kondisi penuh luka mengenaskan dan membusuk.

Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana mengatakan kronologisnya berawal saat Dominggus Mau (38) sedang kerja di Mabel Bali Best Buy. Dominggus hendak buang air kecil di selokan samping TKP. Awalnya ia melihat banyak lalat yang mengerumuni suatu benda tidak jauh dari tempatnya berada. “Saksi (Dominggus) melihat sekilas menyerupai boneka,” ujar Kompol Sukadana.

Baca juga:  Buang Bayi di Kampial, Perempuan Asal NTT Diamankan 

Selanjutnya Dominggus memanggil temannya, Toni Hariadi (50) untuk mengeceknya karena ia belum berani memastikan benda yang dilihatnya tersebut. Toni datang dan melihat benda tersebut dari kejauhan. Awalnya Toni mengira benda tersebut bangkai anjing atau kucing dikerumuni lalat. Karena masih ragu, mereka mendekati benda tersebut.

Mereka kaget karena benda tersebut ternyata jasad bayi mengapung. Kejadian ini disampaikan ke kelian adat setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Baca juga:  Terkait Kasus Tewasnya Terduga Maling Ayam Dihakimi Massa, Bendesa Juwuk Legi Ungkap Kronologi Peristiwa

Beberapa saat kemudian anggota Polsek Kuta Utara tiba di TKP. Hasil olah TKP, jasad bayi ditemukan tengadah, laki-laki dan usia dalam kandungan diperkiran sembilan bulan (cukup umur).

Sedangkan hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Kuta Utara, kondisi jasad korban membusuk dan penuh luka. Mulai dari luka tusuk dan robek di dada berukuran 1 centimeter (tusukan benda tajam), ibu jari tangan kanan sudah dalam keadaan terputus (kemungkinan dimakan binatang), telapak kaki kanan sudah terputus, kepala bagian ubun-ubun mengalami robek dan pecah pada tengkoraknya, tali pusar masih menempel dan kulit perut sudah terbuka. “Korban diperkiraan meninggal lebih dari 48 jam,” imbuhnya.

Baca juga:  Minim, Terungkapnya Kasus Pembuangan Bayi

Selanjutnya jasad korban dibawa menggunakan ambulans PMI Kabupaten Badung ke RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar. Sedangkan anggota Unit Reskrim melaksanakan penyelidikan guna mengetahui identitas ibu atau orangtua biologis dari korban. Selain itu mengungkap penyebab meninggal dan menelusuri pihak yang diduga bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. (Kerta Negara/balipost)

 

BAGIKAN