Ameer Ali (tengah) juara Turnamen Biliar 9 Nine Ball RBC Bali International Open 2026 di RBC Renon, Jumat (9/10) malam. (BP/HO-Pobsi Bali)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pebiliar Irak, Ameer Ali, tampil sebagai penguasa meja dalam turnamen Nine Ball RBC Bali International Open 2026. Ia memastikan gelar juara setelah menundukkan wakil Filipina, Jerico Bonus, dengan skor tipis 11-9 pada partai final di Hall RBC Renon, Denpasar, Jumat (9/10) malam.

Kemenangan tersebut mengantarkan Ameer membawa pulang hadiah utama Rp 200 juta. Perjalanan Ameer menuju podium tertinggi tidaklah mudah.

Ia lebih dulu menyingkirkan dua pebiliar andalan Filipina, negara yang dikenal melahirkan banyak bintang biliar dunia. Pada babak perempat final, Ameer menghentikan langkah Alex Pagulayan, mantan juara dunia biliar 2004 yang dikenal sebagai salah satu legenda hidup Filipina.

Baca juga:  Ekonomi Masyarakat Adat Didorong Mandiri, Nilai Kolektif Jangan Tergerus

Tantangan berikutnya datang dari AJ Nanas di semifinal. Namun, Ameer kembali menunjukkan ketangguhannya dan memastikan tiket ke final. AJ Nanas pun harus puas menempati peringkat ketiga dengan hadiah Rp 35 juta.

Di partai puncak, Jerico Bonus memberikan perlawanan sengit. Namun, Ameer mampu menjaga keunggulan hingga menutup pertandingan dengan skor 11-9.
Usai pertandingan, Ameer mengaku bangga bisa meraih gelar juara di Bali, terlebih setelah melewati lawan-lawan tangguh sepanjang turnamen.

“Saya senang bisa juara di sini (Bali) dan menang melawan Jerico. Dia bagus dan tidak mudah mengalahkannya,” ujar Ameer.

Sementara itu, Jerico mengakui kondisi fisik menjadi tantangan setelah melewati rangkaian pertandingan sejak babak 64 besar. Perjalanan panjang tersebut membuatnya kesulitan menjaga konsentrasi saat menghadapi Ameer di final.

Baca juga:  Langgar Imbauan Cegah COVID-19, Sanksi Hukum Menanti!

“Lelah sudah pasti, karena dari babak 64 menang terus dan tidak mudah menang di setiap babaknya. Tapi saya bersyukur bisa main di final melawan Ameer. Ini tentu sesuatu yang luar biasa buat kami,” ungkap Jerico.

Filipina menurunkan 10 pebiliar terbaiknya dalam turnamen ini. Selain Jerico, Alex Pagulayan dan AJ Nanas, terdapat pula De Luna dan James Aranas. Namun, langkah James Aranas juga terhenti di babak perdelapan final.

Kesuksesan penyelenggaraan edisi perdana RBC Bali International Open 2026 membuat pemilik RBC Renon sekaligus Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pobsi Bali, Edward Sandjaja Ikhwan, berencana meningkatkan skala turnamen pada 2027.

Baca juga:  Biliar Gianyar Bertekad Juara Umum di Porprov

Edward menargetkan hadiah total yang bisa mencapai Rp 1 miliar, seiring antusiasme peserta dan persaingan yang tersaji selama kejuaraan. Ia juga berencana mengundang lebih banyak negara, termasuk Taiwan dan Amerika Serikat, yang memiliki tradisi kuat dalam persaingan biliar internasional.

“Untuk tempatnya, saya usahakan di sini (RBC) lagi. Beberapa bagian akan direnovasi, seperti waiting room sudah bertambah, dan beberapa bagian juga akan ada tambahan,” kata Edward. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN