Terduga pelaku saat dimintai keterangan oleh penyidik. (BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Seorang pengunjung kafe remang-remang di Kelurahan Penarukan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, diduga dikeroyok oleh sejumlah orang. Peristiwa yang terjadi di area parkiran kafe tersebut menyebabkan korban yang berinisial DKA (38) mengalami sejumlah luka lecet pada beberapa bagian tubuh dan kepala.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, dikonfirmasi, Jumat (25/9), membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan secara bersama-sama tersebut. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Yohana menambahkan, berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula saat korban datang ke kafe pada Kamis (24/9), sekitar pukul 22.30 WITA. Saat itu, korban minum bersama rekannya dan ditemani seorang waitress.

Baca juga:  PHDI Klungkung Minta Kafe Remang-Remang Ditutup Lagi

Saat pergantian lagu, salah seorang pengunjung dari meja lain yang belum diketahui identitasnya menghampiri meja korban. Pria tersebut sempat berbicara dengan salah seorang waitress. Tidak lama kemudian, pria tersebut diduga menggebrak meja korban dan memegang leher korban.

Situasi kemudian memanas. Korban sempat mengambil botol minuman kosong dari bawah meja. Rekan pria tersebut kemudian datang dan memukul korban hingga korban berlari keluar dari area kafe.

Baca juga:  Puncak Arus Mudik, Pergerakan AJAP Ilegal Alami Peningkatan

Namun, korban diduga kembali dikejar sejumlah orang hingga ke area parkir. Di lokasi tersebut, korban kembali mengalami pemukulan menggunakan tangan kosong dan botol minuman. Korban berusaha menangkis serangan hingga akhirnya berhasil melarikan diri.

Sejumlah saksi telah diperiksa, termasuk rekan korban dan waitress kafe. Yohana mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, pelaku diperkirakan berjumlah lima hingga enam orang.

Para saksi juga melihat korban dianiaya sejumlah orang di luar kafe. Pengeroyokan terjadi Jumat dini hari sekitar pukul 02.00 WITA.

Setelah korban berhasil melarikan diri, para terduga pelaku masih berada di sekitar lokasi. “Saksi juga mengaku mengenali beberapa diantaranya yang disebut berasal dari wilayah Kecamatan Sawan,” imbuhnya.

Baca juga:  Curanmor Marak, Polisi Sisir Objek Wisata

Dari hasil pengecekan di lokasi, polisi mengamankan barang bukti berupa satu pecahan botol bir dan satu pecahan gelas. Polisi juga telah mendatangi TKP serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Menurut Yohana, petugas mengecek rekaman CCTV di sekitar TKP untuk membantu mengungkap rangkaian kejadian sekaligus mengidentifikasi para terduga pelaku. “Kasusnya masih dalam penyelidikan,” ujar Yohana. (Nyoman Yudha/balipost)

BAGIKAN