Terduga pelaku pengeroyokan, IPKPP dan IKASS ditahan di Polsek Denpasar Timur. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Korban kekerasan di Jalan Raya Puputan, Denpasar Timur (Dentim), Sabtu (24/10), berinisial ESCS (23) status mahasiswa akhirnya meninggal saat dirawat di RSUD Wangaya, Denpasar. Awalnya diduga kasus lakalantas, namun setelah dilakukan penyelidikan ternyata pengeroyokan. Alhasil polisi menangkap dua terduga pelaku, IPKPP (16) dan IKASS (17) status pelajar, pada Sabtu malam.

Sementara AJA (15) yang sempat diamankan warga di TKP, dari hasil penyelidikan ternyata teman terduga pelaku tapi tidak terlibat dalam kasus ini. AJA yang menyampaikan ke petugas jika terduga pelakunya yaitu IPKPP dan IKASS.

Baca juga:  Pulang Pergi Sekolah Melintasi 20 Km Jalan Setapak Terjal

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adi Saputra Jaya, Kamis (29/10) mengatakan pada Sabtu pukul 02.30 Wita, di depan Grapari, Jalan Raya Puputan Renon, Denpasar Timur, korban mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba korban terjatuh dari sepeda motor setelah dipepet oleh orang tidak dikenal dan sempat menarik bajunya. Selain itu korban juga ditendang.

“Setelah itu terduga pelaku pergi. Sedangkan korban dibawa ke Rumah Sakit Wangaya untuk dilakukan perawatan. Korban meninggal di Rumah Sakit Wangaya pukul 07.0 Wita,” ujarnya.

Baca juga:  Sebelum Pendaki Meninggal di Batur, Sang Ibu Sempat Mimpi Ini

Terkait kejadian tersebut, ayah korban, JS (55) melapor ke Polsek Denpasar Timur guna penanganan lebih lanjut. Korban mengalami luka di kepala, dagu dan dada. Setelah menerima laporan kejadian itu, Tim Opsnal Polsek Denpasar Timur dipimpin Kanitreskrim Iptu Ketut Sudarsana menyelidiki kasus pengeroyokan tersebut.

Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi akhirnya petugas menangkap kedua terduga pelaku di tempat tinggalnya masing-masing, Sabtu pukul 21.00 Wita. Hasil interogasi, tersangka IPKPP mengaku menendang korban saat mengendarai sepeda motor sebanyak dua kali. Sedangkan tersangka IKASS menarik baju korban serta menendangnya sampai jatuh. Setelah korban jatuh dan tergeletak di jalan, kedua terduga pelaku melarikan diri. “Motifnya antara korban dan terduga pelaku sempat saling pandang,” tutupnya.

Baca juga:  Ini, Jadwal Salat Denpasar dan Sekitarnya 29 Maret 2026

Seperti diketahui, aksi kekerasan dialami pengendara sepeda motor (pemotor) terjadi di Jalan Raya Puputan, Denpasar Timur (Dentim), Sabtu (24/10) pukul 02.30 Wita. Korban, ESCS ditendang hingga jatuh dan harus dirawat di rumah sakit. Di TKP warga mengamankan AJA (15) dan langsung dibawa ke Polsek Denpasar Timur oleh petugas.(Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN