Pemkab Badung bersama Pertamina Patra Niaga melakukan extra dropping 6.720 tabung LPG 3 kg untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat.(BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan LPG 3 kg di Kabupaten Badung mulai diantisipasi pemerintah. Pemkab Badung bersama PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG 3 kg melalui skema extra dropping di sejumlah wilayah. Penambahan pasokan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga distribusi LPG bersubsidi tetap berjalan lancar.

Extra dropping salah satunya dilaksanakan di SPBU 54.803.22 Dalung dan BUPPA Desa Dalung. Dalam penyaluran tambahan tersebut, sebanyak 6.720 tabung LPG 3 kg digelontorkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca juga:  Tangani Sampah di Badung Perlu Kolaborasi Semua Pihak

Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DiskopUKMP) Kabupaten Badung I Made Wirya Santosa mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga melalui Sales Area (SA) Bali serta Hiswana Migas untuk memastikan ketersediaan LPG 3 kg.

Menurutnya, langkah penambahan pasokan dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi peningkatan permintaan di tengah masyarakat. Berdasarkan hasil koordinasi, stok LPG 3 kg untuk Kabupaten Badung masih dalam kondisi aman. “Kami berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga melalui Sales Area Bali, dan Hiswana Migas juga. Kami melakukan antisipasi atas terjadinya peningkatan permintaan ini. Berdasarkan koordinasi, kuota untuk Kab. Badung masih aman, setara 10 juta tabung. Pendistribusiannya akan dilakukan secara bertahap,” jelas I Made Wirya Santosa pada Senin (21/9).

Baca juga:  "GovTech" Cegah Tumpang Tindih Data Bantuan Sosial

Ia menegaskan, distribusi secara bertahap diharapkan mampu menjaga ketersediaan LPG 3 kg di tingkat masyarakat sekaligus mengantisipasi terjadinya kekurangan pasokan pada titik-titik tertentu. Sementara itu, Area Manager Comm., Rel, & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, mengatakan distribusi LPG 3 kg dari Integrated Terminal Manggis hingga agen dan pangkalan berjalan lancar tanpa kendala distribusi.

Koordinasi antara pemerintah daerah, Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran rantai distribusi LPG 3 kg di Kabupaten Badung. Dengan tambahan pasokan tersebut, pemerintah berharap kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan distribusi LPG 3 kg tetap terkendali, terutama di wilayah yang mengalami peningkatan permintaan. (Parwata/balipost)

Baca juga:  Di Jatim Bali Nusra, Konsumsi LPG Meningkat 5 Persen

 

BAGIKAN