Vaksinasi darurat digelar di Anyar Sari, Baler Bale Agung, Jembrana menyusul adanya kasus gigitan anjing diduga rabies. (BP/Istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Dinas Pertanian dan Pangan melalui Tim Medikvet Kecamatan Negara bergerak cepat melakukan vaksinasi darurat hewan penular rabies (HPR) di Lingkungan Anyar Sari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jumat (18/9). Langkah ini merupakan tindak lanjut atas laporan kasus gigitan anak anjing berusia sekitar empat bulan terhadap pemiliknya.

Koordinator Tim Medikvet Kecamatan Negara, drh. Ni Nyoman Citra Susilawati, mengatakan vaksinasi dilakukan sebagai upaya pencegahan di sekitar lokasi kejadian sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Baca juga:  Dikominfos Bali Tanggapi Pemberitaan Tukang Jahit Meninggal Usai Vaksinasi

“Vaksinasi di lokasi ini merupakan tindak lanjut dari laporan kasus kemarin,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, petugas berhasil memvaksin tiga ekor HPR di kawasan tersebut. Jumlah itu relatif sedikit karena lingkungan sekitar didominasi area yang sepi permukiman. Citra menambahkan, vaksinasi juga telah diperluas ke wilayah sekitar sebagai langkah antisipatif untuk memutus potensi penyebaran rabies.

Terkait penanganan kasus gigitan, pihaknya masih menunggu hasil uji sampel otak dari Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar. Apabila hasilnya dinyatakan positif rabies, vaksinasi massal akan kembali dilakukan di sekitar titik temuan kasus. (Surya Dharma/balipost)

Baca juga:  AS Puncaki Jumlah Kasus Kematian Akibat COVID-19 di Dunia, Geser Italia
BAGIKAN