Petugas Damkar saat melakukan pemadaman.(BP/istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Peristiwa kebakaran rumah warga kembali terjadi di Kabupaten Karangasem. Kali ini sebuah bangunan rumah kontrakan di Desa Abang, Kabupaten Karangasem terbakar, pada Kamis (10/9). Kebakaran terjadi diduga akibat korsleting listrik. Kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Desa Abang I Nyoman Sutirtayana, mengungkapkan, rumah yang terbakar tersebut milik I Ketut Kamasan. Ia menjelaskan, rumah tersebut telah lama dikontrakkan. Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30 WITA.

Baca juga:  Pasar Amlapura Barat Rampung, Pedagang Tunggu Jadwal Pemindahan

“Pas kejadian, kebetulan rumah tersebut dalam keadaan kosong. Yang ngontrak rumah tersebut tidak ada di rumah, karena belum pulang dari bekerja,” ujarnya.

Sutirtayana mengatakan, kebakaran tersebut diketahui pertama kali oleh seorang warga yang tinggal di dekat rumah kontrakan tersebut. Saat itu, api sudah berkobar cukup besar dari dalam rumah sehingga warga sekitar tidak bisa berbuat banyak.

“Lokasi rumah yang terbakar berada di pinggir jalan, jadi banyak warga datang ke lokasi. Tapi, karena api cukup besar dan cepat melalap bangunan, sehingga warga juga tak bisa berbuat banyak untuk melakukan pemadaman,” katanya.

Baca juga:  Gedung Biro Hukum dan HAM di Kantor Gubernur Bali Kebakaran

Ia menyatakan, kebakaran terjadi diduga kuat akibat korsleting listrik.

Untuk melakukan pemadaman kebakaran tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem mengerahkan 4 unit armada Damkar dengan 14 orang personel. Air yang dihabiskan mencapai 10 ribu liter.

Beruntung kebakaran tersebut cepat berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet ke beberapa bangunan rumah yang ada di dekatnya. (Eka Parananda/balipost)

 

BAGIKAN