Kebakaran rumah terjadi di Kelurahan Banyuning.(BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Jalan P. Menjangan, Gang Jelantik, Kelurahan Banyuning, Buleleng, Sabtu (5/9). Diduga, kebakaran dipicu aksi bermain api dan membakar tisu yang kemudian menyambar sofa. Dua anak yang berada di dalam rumah berhasil diselamatkan.

Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rozalin Diaz saat dikonfirmasi Minggu (6/9) membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, saat kebakaran terjadi, pemilik rumah, I Gede Edi Putrawan (39), bersama istrinya sedang meninggalkan rumah. Sementara, kedua anak mereka berada di dalam7 rumah.

Baca juga:  Soal Keracunan MBG, Prabowo: Masih dalam Kategori 'Corridor of Error'

Berdasarkan keterangan anak perempuan korban, KS (10), saat kejadian dirinya sedang bermain HP bersama kakaknya, PEP (12), yang merupakan penyandang disabilitas. KS kemudian melihat kakaknya bermain api dan membakar tisu.

Api diduga kemudian mengenai sofa yang berada di dalam rumah. Kobaran api membesar dan mengakibatkan kebakaran. Kejadian tersebut diketahui oleh I Ketut Agus Arianto (45), yang kemudian meminta bantuan Nyoman Sumenasa (45) dan warga sekitar.

Baca juga:  Pantai Nusa Dua Terima Sampah Rumput Laut

Agus juga berupaya menyelamatkan kedua anak korban dengan membuka pagar rumah. Selanjutnya, personel Polsek Singaraja, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan warga melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dipadamkan.

Akibat kebakaran tersebut, bangunan rumah seluas kurang lebih 250 meter persegi mengalami kerusakan, berikut perabotan rumah tangga, dokumen atau surat-surat berharga, serta barang-barang lainnya. Satu unit sepeda motor warna hitam juga turut terbakar.

“Total kerugian materiil diperkirakan kurang lebih ratusan juta,” kata Yohana.

Baca juga:  Lagi, Loka POM Buleleng Temukan Produk "Repacking"

Ia merinci, kerugian bangunan rumah beserta barang-barang di dalamnya diperkirakan mencapai Rp600 juta, sedangkan sepeda motor ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp7 juta.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kedua anak korban berhasil diselamatkan.

Yohana menegaskan, dugaan penyebab kebakaran tersebut masih berdasarkan keterangan saksi. Petugas masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait kejadian tersebut.

“Petugas melakukan penanganan awal, menghubungi Damkar, serta mengamankan tempat kejadian perkara,” jelasnya. (Nyoman Yudha/balipost)

BAGIKAN