Kemacetan lalu lintas di Ubud. Dishub Gianyar akan memberlakukan rekayasa lalu lintas tahap III di kawasan Ubud mulai Selasa (8/9), guna mengurai kemacetan di sejumlah titik. (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gianyar akan memberlakukan rekayasa lalu lintas tahap III di kawasan Ubud mulai Selasa (8/9) besok. Kebijakan ini diterapkan guna mengurai kemacetan parah yang kerap terjadi di sejumlah titik krusial di kawasan pariwisata tersebut.

​Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar, I Wayan Artawan, Senin (7/9), menjelaskan bahwa rekayasa ini merupakan hasil evaluasi pelaksanaan selama dua minggu terakhir. ​”Besok kita akan coba melakukan rekayasa lalu lintas tahap ketiga lagi, yang mana kita akan mengakomodir atau mencarikan solusi dari kepadatan di Jalan Raya Ubud atau Jalan Cok Sudarsana,” ujar Artawan.

Baca juga:  Kurangi Kemacetan, Menhub Ajak Rakyat Pakai Transportasi Massal

​Ia menambahkan, kepadatan di kawasan tersebut selama ini terjadi hampir sepanjang hari, mulai dari pagi hingga malam. ​Dalam skema tahap III ini, terdapat beberapa perubahan arus lalu lintas yang cukup mencolok.

Perubahan dimaksud, dari arah Nyuh Kuning atau Lodtunduh menuju SPBU Pengosekan yang sebelumnya berlaku dua arah, kini diubah menjadi satu arah ke utara hingga persimpangan Monkey Forest. Arus kendaraan diterapkan satu arah dari barat ke timur sampai di traffic light Ambengan (Patung Arjuna/Indra).

Baca juga:  Kabel Semrawut Ganggu Pemandangan di Kawasan Ubud

​Pengendara dari arah Gianyar, Sukawati, maupun Bangli yang hendak menuju Ubud, diimbau tidak melewati Patung Arjuna, melainkan mengarah ke simpang Kalah via Jalan Made Lebah menuju barat. Dari depan Puri Peliatan ke barat (Jalan Peliatan 1) menuju Jalan Jatayu diberlakukan satu arah ke barat hingga tembus ke Jalan Sugriwa.

Dari Jalan Peliatan 1 menuju Sukma Kesuma/Dalem Puri diberlakukan satu arah ke utara. Area Dalem Puri difungsikan khusus sebagai lokasi drop-off dan parkir bus pariwisata.

Baca juga:  Dalami Dugaan Korupsi LPD Selulung, Polres Bangli akan Periksa Ratusan Nasabah

Dishub Gianyar berharap simulasi tahap III ini dapat memberikan dampak signifikan dalam mengurai kepadatan lalu lintas di Ubud. ​”Jika ini ternyata dampaknya lebih baik, kita coba pertahankan dan permanenkan,” tegas Artawan.

​Ia juga mengimbau bagi masyarakat atau pengendara yang tidak memiliki kepentingan pariwisata di dalam kawasan wisata Ubud untuk dapat menggunakan jalur lingkar luar demi memperlancar arus lalu lintas. (Wirnaya/balipost)

 

BAGIKAN