Siswa laki-laki divaksinasi HPV untuk memberikan perlindungan dari risiko kanker. (BP/eka)

BANGLI, BALIPOST.com – Sebanyak 3.673 siswa kelas 5 SD di Kabupaten Bangli menjadi sasaran program vaksinasi Human Papillomavirus (HPV). Pemberian vaksin HPV kini tidak lagi terbatas pada anak perempuan, melainkan diperluas ke anak laki-laki.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli 3.673 siswa yang menjadi sasaran imunisasi HPV terdiri dari 1764 siswa perempuan dan 1909 siswa laki-laki. Kegiatan vaksinasi HPV digelar serentak di Bali pada Agustus ini bersamaan dengan program imunisasi anak sekolah.

Baca juga:  Presiden Trump Sebut China Sembunyikan Jumlah Kematian Akibat COVID-19

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bangli, I Nyoman Sudarma, menyampaikan bahwa seluruh vaksin telah disalurkan ke puskesmas. Jadwal penyuntikan diatur oleh puskesmas melalui koordinasi dengan pihak sekolah.

“Masing-masing puskesmas memiliki jadwal berbeda. Kami pastikan tuntas bulan ini karena fokus sasarannya hanya murid kelas 5 SD,” ujar Sudarma, Jumat (7/8).

Perluasan sasaran ini dilakukan untuk memberikan perlindungan komprehensif terhadap risiko kanker sejak dini. Sudarma mengatakan pada siswi perempuan, vaksinasi HPV dapat mencegah kanker serviks. Sementara pada siswa laki-laki, imunisasi ini memberikan perlindungan dari risiko kanker penis, kanker anus, hingga kanker tenggorokan. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Merebaknya MSS Sebabkan Penjualan Daging Babi Merosot
BAGIKAN