Sat Pamobvit Polres Gianyar mengintensifkan patroli dan pengamanan di kawasan DTW Bangkiang Jaran Waterfall, Desa Bakbakan, Kabupaten Gianyar, Jumat (7/8).(BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Satuan Pengamanan Objek Vital (Sat Pamobvit) Polres Gianyar mengintensifkan patroli dan pengamanan di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Bangkiang Jaran Waterfall serta Hutan Indah Restoran, Desa Bakbakan, Kabupaten Gianyar, Jumat (7/8). Langkah ini dilakukan guna menjamin keamanan, kenyamanan wisatawan, serta menjaga kondusivitas wilayah pariwisata.

Patroli dipimpin langsung oleh Kasat Pamobvit Polres Gianyar AKP I Made Mulata bersama jajaran personel. Dalam kegiatan tersebut, petugas menyusuri area wisata dan berkoordinasi intensif dengan pihak pengelola terkait kelayakan fasilitas keselamatan, seperti penyediaan life jacket dan pelampung.

Baca juga:  Demi Ini, Proses Belajar SDN 6 Pindah ke SDN 4 Ubung

Selain pengecekan sarana dan prasarana, petugas turut memberikan imbauan kamtibmas kepada pengelola, pemandu wisata (guide), pengemudi (driver), hingga masyarakat setempat agar bersama-sama menjaga citra positif pariwisata Bali.

Sosialisasi layanan darurat Polri 110 juga disampaikannya guna mempermudah akses pelaporan cepat jika terjadi situasi darurat.
Kasat Pamobvit Polres Gianyar, AKP I Made Mulata, menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di destinasi wisata merupakan komitmen berkelanjutan Polri dalam mendukung keberlangsungan sektor pariwisata daerah.

Baca juga:  Disuntik Rp 16,7 Miliar, 5 Desa Wisata di Badung Siap Jadi Primadona Baru

“Keamanan merupakan salah satu faktor utama dalam mendukung sektor pariwisata. Kami terus hadir di objek-objek wisata untuk memberikan rasa aman kepada wisatawan, sekaligus mengajak seluruh pelaku pariwisata menjaga keselamatan dan bersama-sama mempertahankan citra positif pariwisata Bali,” ujar AKP I Made Mulata.

Hingga berakhirnya kegiatan patroli, situasi di kawasan DTW Bangkiang Jaran Waterfall dan Hutan Indah Restoran dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. (Wirnaya/balipost)

Baca juga:  Periksa Kesehatan Babi, Dinas Pertanian Turunkan Ratusan Petugas

 

BAGIKAN