Pembinaan dan Pelatihan Paskibraka Kabupaten Gianyar Tahun 2026.(BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Sebanyak 75 siswa-siswi terbaik dari tingkat SMA/SMK sederajat di Kabupaten Gianyar secara resmi mengikuti Pembinaan dan Pelatihan (Binlat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Gianyar Tahun 2026.

​Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia, di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Rabu (5/8). Pelatihan ini disiapkan sebagai langkah awal menyongsong tugas pengibaran Sang Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Gianyar.

​Saat membacakan sambutan Bupati Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia menegaskan bahwa para peserta merupakan putra-putri pilihan yang dipersiapkan sebagai kader pemimpin bangsa. Pembinaan ini tidak hanya berfokus pada teknik baris-berbaris, melainkan juga penguatan mental, fisik, karakter, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan.

Baca juga:  Edukasi Pentingnya Pakai Helm, Astra Motor Bali Ajak Siswa Untuk #Cari_Aman Selamat Di Jalan

​”Pasukan Pengibar Bendera Pusaka merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Gianyar, kader pemimpin bangsa yang direkrut dan diseleksi secara bertahap dan berjenjang,” ujar Pasek Lanang Sadia.

​Ia berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk menyerap wawasan dan keterampilan yang diberikan, serta menjaga kesehatan dan kedisiplinan sebagai kunci utama keberhasilan.

​”Saya berharap, pengetahuan dan keterampilan yang didapatkan tidak saja dapat diaplikasikan dalam proses pengibaran bendera, namun juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, di samping juga dapat ditularkan kepada teman-teman dan lingkungannya,” tambahnya.

Baca juga:  Jelang HUT Bangli, Ribuan Siswa Matangkan Formasi Tari Kolosal di Alun-Alun

​Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gianyar, I Komang Alit Adnyana, dalam laporan kegiatannya menjelaskan bahwa ke-75 peserta yang lolos terdiri dari 36 putra dan 39 putri. Mereka merupakan perwakilan dari kelas X yang berasal dari 15 SMA/SMK sederajat di Kabupaten Gianyar.
​Proses seleksi sendiri telah dilalui secara ketat melalui sistem nasional yang dikelola Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Tahapan tersebut meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), pemeriksaan kesehatan, parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga seleksi kepribadian, dengan menggandeng unsur TNI, Polri, Dinkes, Dispora, Satpol PP, Kesbangpol, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Gianyar.

Baca juga:  Korban Jiwa Gudang Elpiji Terbakar Jadi 16 Orang, Dirawat Sisa 2 Orang

​Alit Adnyana juga memaparkan bahwa rangkaian pembinaan dan pelatihan akan berlangsung selama 26 hari. Program ini dibagi menjadi delapan hari latihan fisik di Alun-alun Kota Gianyar dan 18 hari masa karantina yang diisi dengan latihan intensif serta pembekalan materi dari berbagai narasumber kompeten.

​Ia turut mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Gianyar tahun ini. “Di tahun anggaran 2026 ini, Bapak Bupati Gianyar memberikan penambahan alokasi anggaran yang cukup signifikan dalam kegiatan pembentukan Paskibraka Kabupaten Gianyar. Hal ini menunjukkan komitmen yang tinggi dari pimpinan daerah dalam upaya membangun SDM, khususnya kalangan anak muda yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan,” pungkasnya. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN