Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari kasus meninggalnya pria yang diduga mencuri ayam aduan di Juwuk Legi, Batunya, Tabanan. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Minggu (26/7) sejumlah peristiwa terjadi.

Dari terduga pencuri ayam tewas dihakimi massa di Juwuk Legi, Tabanan hingga penyeberangan Selat Bali buka tutup dampak angin kencang menjadi berita-berita yang menarik minat pembaca.

Bagi pembaca yang belum sempat membaca berita-berita ini, berikut cuplikan peristiwanya.

Tersedia juga link yang bisa diklik untuk membaca lebih detilnya.

Berikut lima berita yang menjadi atensi pembaca Balipost Online:

1. Terduga Pelaku Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak, Aksi Main Hakim Disesalkan

SINGARAJA, BALIPOST.com – Tewasnya seorang warga Desa Sidatapa, Buleleng, usai diduga mencuri ayam dan dihakimi massa di Kabupaten Tabanan menyisakan luka bagi keluarga. Korban diketahui meninggalkan tiga orang anak.

Peristiwa tragis tersebut turut menuai keprihatinan dari Perbekel Desa Sidatapa, I Made Sutama. Ia menyesalkan aksi main hakim sendiri yang berujung pada hilangnya nyawa salah seorang warganya. Menurutnya, setiap dugaan tindak pidana seharusnya diserahkan kepada aparat penegak hukum, bukan dihakimi oleh massa.

Baca juga:  Sistem Perizinan OSS Perlu Direformasi, Sejumlah Ketidaksinkronan Jadi Sorotan Gubernur Bali

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/07/26/569072/Terduga-Pelaku-Curi-Ayam-Tinggalkan…html

2. Tiga Kabupaten/kota Berpotensi Angin Kencang, Cek Prakiraan Cuaca Bali pada 26 Juli 2026

DENPASAR, BALIPOST.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Bali pada Minggu (26/7) adalah cerah berawan dengan potensi angin kencang. Suhu terendah pada hari ini mencapai 16 derajat celcius.

Dalam peringatan dini yang diunggah di Instagram @bmkgbali, pada Minggu (26/7) pukul 08.00 WITA hingga Senin (27/7) pukul 08.00 WITA tidak terdapat kabupaten/kota yang memperoleh peringatan level waspada hingga awas dengan potensi hujan kategori sedang hingga ekstrem.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/07/26/569058/Tiga-Kabupaten-kota-Berpotensi-Angin-Kencang,…html

3. KemenHAM Kecam Keras Meninggalnya Warga di Juwuk Legi Akibat Dihakimi Massa, Dorong Penegakan Hukum

Baca juga:  Bertemu Gubernur Bali dan Bupati Badung, GWK Siap Bongkar Tembok di Giri Dharma

DENPASAR, BALIPOST.com – Kementerian Hak Asasi Manusia mengecam keras adanya aksi main hakim sendiri yang menyebabkan seorang warga terduga pencuri ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Baturiti, Tabanan, meninggal dunia. Aksi tersebut bukan saja melanggar hukum dan hak asasi manusia tetapi menimbulkan trauma mendalam bagi keluarga korban, terutama anak yang menyaksikan dari dekat kejadian tersebut.

KemenHAM mendorong agar ada penegakan hukum terhadap para pelaku dan memastikan pendampingan dan perlindungan terhadap anak korban dan keluarganya.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/07/26/569088/KemenHAM-Kecam-Keras-Meninggalnya-Warga…html

4. Pascainsiden Berdarah di Juwuk Legi, Desa Adat Batunya Gelar Pecaruan

SINGASANA, BALIPOST.com – Pascainsiden berdarah yang terjadi di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Jumat (24/7), Desa Adat Batunya, tengah menyiapkan upacara pecaruan sebagai bentuk penyucian sekaligus memulihkan keseimbangan secara niskala desa setempat. Upacara tersebut direncanakan digelar dalam waktu dekat, dengan mempertimbangkan hari baik.

Baca juga:  Zona Kuning Bali : Satunya Sumbang Kasus COVID-19 Harian Terbanyak, Lainnya Tambah Korban Jiwa

Perbekel Desa Batunya, I Made Riasa, Minggu (26/7), mengatakan, seluruh rangkaian upacara tentunya kewenangan desa adat. Saat ini waktu pelaksanaan masih dikoordinasikan dan diperkirakan berlangsung pada Senin (27/7) atau bertepatan dengan Purnama, 29 Juli mendatang.

“Informasi yang saya terima, pelaksanaannya kemungkinan besok atau saat Purnama. Semua masih menunggu keputusan desa adat,” ujarnya.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/07/26/569139/Pascainsiden-Berdarah,Desa-Adat-Batunya…html

5. Penyeberangan Selat Bali Buka Tutup Dampak Angin Kencang

NEGARA, BALIPOST.com – Pelayanan penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, yang menghubungkan Pulau Bali dan Jawa, sementara waktu dihentikan akibat cuaca buruk, Minggu (26/7) siang.

Informasi yang dihimpun, penutupan sementara aktivitas pelabuhan tersebut pada Minggu (26/7) mulai pukul 12.26 WITA dampak cuaca kurang kondusif.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/07/26/569190/Penyeberangan-Selat-Bali-Buka-Tutup…html

BAGIKAN