Kebakaran hebat terjadi di sebuah restoran yang berlokasi di Jalan Camplung Tanduk, Seminyak, Badung pada Minggu (29/8) malam. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Koran Bali Post pada hari ini, Jumat (11/9) menerbitkan beragam berita yang terjadi di seputar Bali dan Indonesia.

Dari 269 kebakaran landa Bali hingga pariwisata Bali hadapi paradoks.

Berikut 5 berita yang disajikan Koran Bali Post pada hari ini:

1.  269 Kebakaran Landa Bali, Tiga Warga Meninggal

Denpasar (Bali Post) –

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali mencatat sebanyak 44 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi sepanjang periode 1 Januari hingga 9 September 2026.

Dari kejadian tersebutI luas lahan yang terdampak mencapai 196,68 hektare.

Baca juga:  Tahun Ini, Abrasi di Air Sanih Ditangani

Sementara kebakaran gedung dan pemukiman dalam periode sama sebanyak 269 kejadian dengan korban jiwa 3 orang.

2. Anggaran Berkurang Rp601 Miliar, Kualitas dan Prioritas Pendidikan Dipastikan Tidak Turun

Denpasar (Bali Post) –

Rencana anggaran Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali tahun 2027 sebesar Rp1,315 triliun mendapat perhatian serius Komisi IV DPRD
Bali.

Pasalnya, jumlah pagunya turun sekitar Rp601,6 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

Disdikpora Bali mengusulkan anggaran sebesar Rp1.315.626.737.867. Angka ini lebih rendah dari pagu 2026 yang mencapai Rp1.917.272.015.119.

Namun, penurunan tersebut dipastikan tidak akan menurunkan kualitas pendidikan di Bali.

Baca juga:  Semakin Diminati Investor, Penjualan ORI023 di BRI Naik Hingga 2 Kali Lipat

3. Anggaran Nyaris Habis, 47 ODGJ Telantar Terancam Tak Dapat Perawatan

Denpasar (Bali Post) –

Anggaran perawatan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) nyaris habis.

Dari anggaran Rp2,5 miliar telah terpakai Rp2,4 miliar.

Kondisi ini berdampak pada terancamnya biaya perawatan 47 ODGJ telantar yang masih menjalani perawatan.

4. Soal Besaran UMP Bali, BRIDA Lakukan Kajian, Gubernur Minta Hitung Hati-hati

Denpasar (Bali Post) –

Pemerintah Provinsi Bali menyiapkan kajian komprehensif sebagai dasar penyusunan kebijakan upah minimum provinsi (UMP) yang lebih mencerminkan kebutuhan hidup layak masyarakat Bali.

Baca juga:  Seratusan Siswa dan Pendidik Terima Beasiswa dari RRT

Kajian tersebut akan melibatkan akademisi, dunia usaha, lembaga pengupahan, hingga pemerintah kabupaten/kota.

5. Pariwisata Bali Hadapi Paradoks, Ubah Paradigma Jangan Hanya Kejar Keuntungan Ekonomi

Denpasar (Bali Post) –

Pariwisata Bali dinilai tengah menghadapi paradoks. Di satu sisi jumlah wisatawan terus tumbuh, namun di sisi lain peningkatan aktivitas pariwisata turut memunculkan tekanan terhadap lingkungan, budaya, dan ruang Bali.

Diperlukan perubahan paradigma agar pariwisata memberi nilai besar bagi Bali dan masyarakat lokal. (*)

BAGIKAN