
GIANYAR, BALIPOST.com – Guna memastikan program strategis pemerintah berjalan dengan aman, tertib, dan tepat sasaran, Polsek Ubud melaksanakan monitoring intensif terhadap penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Jumat (17/7).
Program nasional yang diselenggarakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) ini menyasar ribuan siswa, guru, serta tenaga pendidik di wilayah Ubud guna meningkatkan kualitas gizi generasi penerus bangsa.
Monitoring yang dipimpin jajaran Polsek Ubud menyasar tiga lokasi SPPG utama di Kecamatan Ubud. SPPG Gianyar Ubud Kedewatan 1 menyalurkan makanan bergizi kepada 1.522 penerima manfaat. Sasaran distribusi meliputi siswa, guru, dan tenaga pendidik SD Negeri 1 sampai dengan SD Negeri 5 Sayan SMP Negeri 2 Ubud, SMK Pariwisata Kertayasa.
SPPG Lodtunduh mendistribusikan makanan kepada 1.951 penerima manfaat yang terdiri dari siswa jenjang TK hingga SD. Adapun menu sehat yang disajikan meliputi Corn ribs Chicken karage, tumis kol wortel, kacang tanah rebus, dan buah kelengkeng. Seluruh menu dipastikan telah memenuhi standar kebersihan, keamanan pangan, serta kecukupan gizi yang ketat.
Secara keseluruhan, jumlah makanan yang didistribusikan pada hari tersebut mencapai 4.386 porsi tanpa menyisakan sisa makanan (zero food waste). Tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, pihak penyelenggara juga menaruh perhatian serius terhadap pengelolaan limbah organik sisa pengolahan makanan.
SPPG Lodtunduh secara profesional telah bekerja sama dengan TPS3R Bitera, Gianyar untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk yang bermanfaat. SPPG Kedewatan saat ini masih mengelola limbah organik secara mandiri sembari menjajaki kerja sama serupa dengan pihak TPS3R setempat.
Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, S.Pd., M.H., menegaskan bahwa kehadiran personel Polri di lapangan merupakan bentuk nyata dukungan kepolisian terhadap program prioritas pemerintah pusat. “Polri melalui Polsek Ubud berkomitmen mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis ini. Monitoring ini kami lakukan guna memastikan pendistribusian berjalan tertib, aman, dan benar-benar tepat sasaran. Sinergi antara pemerintah, penyelenggara, pihak sekolah, dan masyarakat adalah kunci sukses agar manfaat program ini dirasakan langsung oleh anak-anak kita,” tegas Kompol Wayan Putra Antara.
Lebih lanjut, Kapolsek Ubud menambahkan bahwa Program MBG ini memiliki dampak multiplier effect yang sangat positif. Selain berorientasi pada peningkatan kesehatan dan kecerdasan anak sekolah, program ini juga berkontribusi nyata dalam memberdayakan pelaku UMKM lokal penyedia bahan pangan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional di tingkat daerah. (Wirnaya/balipost)










