Karyawan menghitung uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Haji La Tunrung, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (20/5/2026). (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan Rabu sore (15/7) kembali menguat 23 poin atau 0,13 persen menjadi Rp18.068 per dolar AS dari sebelumnya Rp18.091 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong, dilansir dari Kantor Berita Antara, mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi menurunnya ekspektasi The Fed untuk menaikkan suku bunga.

“Rupiah ditutup menguat terhadap dolar AS, didukung oleh data inflasi AS yang lebih lemah dari perkiraan memicu menurunnya ekspektasi pada The Fed untuk menaikkan suku bunga,” ucapnya.

Baca juga:  Pemilik Bakas Levi Rafting Tewas Diserang Gajah

Inflasi konsumen tahunan AS melambat menjadi 3,5 persen pada Juni 2026 yang di bawah ekspektasi pasar karena penurunan tajam harga energi mendorong penurunan bulanan terbesar sejak April 2020. Tingkat inflasi tahunan melambat dari 4,2 persen pada Mei 2026.

Indeks Harga Konsumen turun 0,4 persen pada Juni dari bulan sebelumnya pasca naik 0,5 persen pada Mei. Adapun inflasi inti, tak berubah secara bulanan dan melambat jadi 2,6 persen per tahun dari 2,9 persen pada Mei.

Baca juga:  Mantan Kasad Pramono Edhie Wibowo Tutup Usia

Karena rilis data inflasi tersebut, proyeksi baru menunjukkan sembilan pejabat Fed memperkirakan setidaknya satu kenaikan suku bunga seperempat poin tahun ini, sementara sembilan lainnya memperkirakan tidak ada perubahan atau penurunan suku bunga.

Penguatan rupiah juga masih didukung keputusan S&P Global Ratings mempertahankan peringkat Indonesia di level BBB dengan prospek stabil.

“Penguatan terbatasi oleh memanasnya geopolitik di Timteng (Timur Tengah) dan naiknya harga minyak dunia,” ujar dia.

Baca juga:  Kebijakan Relaksasi di Sektor Perumahan Diaktivasi

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak menguat di level Rp18.064 per dolar AS dari sebelumnya Rp18.099 per dolar AS. (kmb/balipost)

BAGIKAN