Sekretaris Umum IMI Bali, Ketut Alit Anom (kiri) dan Ketua Harian IMI Bali Tony Susiartono (kanan) saat jumpa pers di sekretariat IMI Bali, Denpasar (15/7). (BP/suk)

DENPASAR, BALIPOST.com – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bali memutuskan mempercepat pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) dari akhir masa kepengurusan menjadi September 2026. Langkah ini diambil agar kepengurusan baru memiliki waktu lebih panjang mempersiapkan pembinaan atlet menuju Porprov Bali 2027 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Keputusan tersebut disampaikan dalam jumpa pers yang dihadiri Sekretaris Umum IMI Bali Ketut Alit Anom bersama Ketua Harian IMI Bali Tony Susiartono di Sekretariat IMI Bali, Denpasar, Rabu (15/7).

Tony menjelaskan, berdasarkan aturan sebelumnya masa kepengurusan IMI berlangsung selama empat tahun. Namun, dalam perjalanannya, Pengurus Pusat IMI mengeluarkan kebijakan perpanjangan masa jabatan sehingga kepengurusan periode 2021–2024 diperpanjang hingga Desember 2026.

“Awalnya kepengurusan kami seharusnya berakhir pada 2024. Namun pada 2023 ada surat perpanjangan dari IMI Pusat sehingga masa kepengurusan diperpanjang sampai Desember 2026. Meski demikian, kami sepakat mempercepat Musprov agar kepengurusan baru bisa segera bekerja,” ujar Tony.

Baca juga:  PON 2028 Fokus ke Cabang Olimpiade, Wujudkan Mimpi Indonesia Masuk 10 Besar Dunia

Menurutnya, Musprov dijadwalkan berlangsung pada September 2026 sehingga pelantikan pengurus baru dapat dilakukan pada Januari 2027 untuk masa bakti 2027–2031.

Ia menegaskan percepatan Musprov bukan semata-mata pergantian kepengurusan, melainkan bagian dari strategi mempercepat regenerasi organisasi sekaligus memaksimalkan pembinaan atlet.

“Kalau Musprov dilaksanakan di akhir masa jabatan, waktunya akan sangat mepet. Pengurus baru akan kesulitan beradaptasi dan menyiapkan atlet untuk Porprov 2027. Karena itu kami ingin proses regenerasi dimulai lebih awal,” katanya.

Tony menambahkan, Porprov Bali 2027 di Kabupaten Buleleng menjadi tahapan penting dalam menjaring atlet-atlet potensial yang nantinya dipersiapkan menuju PON 2028.

Baca juga:  Peringatan HANI 2023, Generasi Muda Diajak Berantas dan Jauhi Narkoba

“Harapan kami, dari Porprov nanti lahir atlet-atlet terbaik yang bisa memperkuat Bali di PON 2028. Apalagi cabang balap motor dan grasstrack kembali dipertandingkan sehingga persiapan harus dilakukan sejak sekarang,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan aktivitas olahraga otomotif di Bali terus berkembang. Berbagai kejuaraan antarklub, latihan bersama, hingga kejuaraan nasional rutin digelar sehingga menjadi modal besar dalam meningkatkan prestasi atlet.

Sementara itu, Ketua IMI Bali I Gusti Ngurah Anom atau yang akrab disapa Ajik Krisna, berpesan dan berharap Musprov melahirkan sosok pemimpin baru yang lebih muda, enerjik, dan memiliki waktu lebih banyak untuk membina atlet.

“Beliau berharap muncul kader-kader baru dari klub-klub anggota IMI Bali yang siap memimpin organisasi ke depan. Meski nantinya tidak lagi menjabat sebagai ketua, beliau tetap berkomitmen mendukung seluruh program dan kegiatan IMI Bali,” kata Tony.

Baca juga:  Kumulatif Kasus COVID-19 Bali Lampaui 110 Ribu Orang

Sekretaris Umum IMI Bali, Ketut Alit Anom, memastikan proses pencalonan ketua akan berlangsung secara terbuka sesuai ketentuan organisasi.

“Kami memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siapa pun yang memenuhi persyaratan untuk maju sebagai calon Ketua IMI Bali. Silakan berkomunikasi dengan IMI Bali dan mengikuti mekanisme yang berlaku,” ujar Alit Anom.

Saat ini terdapat 17 klub anggota aktif IMI Bali yang memiliki hak suara dalam Musprov. Melalui kepengurusan baru nanti, IMI Bali berharap pembinaan olahraga otomotif semakin terarah dan mampu memenuhi target menyumbangkan medali emas bagi kontingen Bali pada PON 2028 di NTB-NTT. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN