Ketua Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas Karangasem, Ketut Udiana (paling kanan) dan Ketua Umum Pusat Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas, Ketut Suadnyana tengah. (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas Kabupaten Karangasem merancang upacara sapuh leger massal. Hal tersebut diungkapkan Ketua Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas Karangasem, Ketut Udiana, Kamis (2/7) malam.

Udiana mengatakan, pihaknya telah merancang sejumlah program kerja organisasi yang diantaranya pelaksanaan nyapuh leger massal, pembentukan pecalang pasemetonan yang akan diawali di Kecamatan Manggis dan Bebandem, serta pembentukan kepengurusan pasemetonan di Kecamatan Kubu.

Baca juga:  Kerumuman Citayam Fashion Week Dipertimbangkan Untuk Tes Swab Massal

“Upacara nyapuh leger yang dilaksanakan nanti tidak hanya untuk pasemetonan saja, akan tetapi dilaksanakan umum. Jadi, siapa saja masyarakat yang mau ikut dipersilakan. Untuk waktu pastinya nanti akan diinformasikan kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pusat Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas, Ketut Suadnyana mengaku terharu mengenang perjalanan panjang pasemetonan yang kini telah memasuki satu generasi. Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh pangelingsir dan sameton untuk terus menanamkan nilai-nilai kebaikan dan menjaga persatuan pasemetonan. “Perjalanan selama 30 tahun merupakan fondasi penting dalam memperkuat Pasemetonan Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas ke depannya,” katanya.

Baca juga:  Ada Kelemahan Struktural pada Sektor Pertanian di Bali

Di bagian lain, mewakili Bupati Karangasem, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem, I Made Sugiarta, menyampaikan apresiasi atas eksistensi pasemetonan selama tiga dekade. Menurutnya, bertahannya organisasi selama satu generasi menjadi bukti nyata kuatnya kebersamaan, pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran para pengurus dalam menjaga warisan leluhur.

“Kami berharap Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas terus menjadi teladan dalam menjaga adat, memperkuat persaudaraan, melestarikan budaya,” tandasnya. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Piala Gubernur NTB, Petinju Denpasar Dipatok Tiga Medali
BAGIKAN