Komandan Kodim 1619/Tabanan Letkol Inf. Muhamad Arifianto (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tabanan terus dikebut sebagai bagian dari program nasional Presiden Prabowo Subianto. Meski terkendala keterbatasan lahan yang memenuhi syarat, Kodim 1619/Tabanan menargetkan sembilan titik KDMP yang kini dibangun dapat rampung dan mulai beroperasi pada akhir Juli 2026.

Komandan Kodim 1619/Tabanan, Letkol Inf. Muhamad Arifianto mengatakan, dari total 133 desa di Kabupaten Tabanan, baru sembilan desa yang menjadi lokasi pembangunan KDMP. Tiga titik di antaranya sudah selesai dan mulai membuka unit usaha, sedangkan enam titik lainnya masih dalam tahap pembangunan. “Target akhir Juli ini sembilan titik selesai seluruhnya sehingga bisa beroperasi seratus persen,” ujar Arifianto usai menghadiri sidang di DPRD Tabanan, Kamis (25/6).

Baca juga:  Entaskan Kemiskinan, Pendirian Terkendala SDM

Tiga KDMP yang sudah beroperasi berada di Desa Petiga, Kecamatan Marga, Desa Perean, Kecamatan Baturiti, dan Desa Penatahan, Kecamatan Penebel. Sementara enam titik yang masih dalam proses pembangunan berlokasi di Desa Buruan, Riang Gede, Tengkudak, Gunung Salak, Buwit, dan Kebon Padangan.

Menurut Arifianto, pembangunan KDMP di desa-desa lainnya masih menunggu kesiapan lahan. Pihaknya terus berkoordinasi dengan perbekel, camat, dan pemerintah daerah untuk mencari lokasi yang sesuai dengan ketentuan pemerintah pusat.

Baca juga:  Pemilik Akun Medsos Diamankan, Diduga Sebar Konten Ajakan Penjarahan

Kendala utama di Tabanan adalah minimnya lahan yang memenuhi syarat. Setiap desa diwajibkan menyediakan lahan minimal seluas 10 are, dengan perincian sekitar 6 are untuk bangunan dan sisanya untuk area parkir. “Banyak desa memiliki lahan, tetapi luasnya belum memenuhi ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, seluruh sarana dan fasilitas KDMP, seperti rak barang, truk, mobil pikap, hingga kendaraan roda tiga, disiapkan pemerintah pusat. Begitu pula dukungan manajemen sumber daya manusia, meski tenaga kerja yang direkrut diutamakan berasal dari masyarakat setempat.

Baca juga:  Warga Rusia Gantung Diri di Rumah Tetangganya

Kodim 1619/Tabanan pun menargetkan seluruh 133 desa di Kabupaten Tabanan dapat memiliki KDMP paling lambat tahun depan. “Ini merupakan program Presiden, sehingga kami terus berupaya agar seluruh desa di Tabanan nantinya memiliki KDMP,” pungkasnya. (Dewi Puspawati/balipost)

BAGIKAN