Pengalihan arus lalin di kawasan Renon terkait pelaksanaan gladi bersih Peed Aya PKB 2026. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali akan menerapkan rekayasa lalu lintas saat pelaksanaan gladi bersih pembukaan Peed Aya (pawai) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang dipusatkan di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Niti Mandala Renon, Denpasar, Jumat (12/6). Pelaksanaan gladi bersih berlangsung mulai pukul 07.00 Wita hingga selesai.

Sedangkan, Pembukaan dan Peed Aya PKB XLVIII sendiri akan digelar pada Sabtu, 13 Juni 2026 di kawasan yang sama.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Provinsi Bali, I Made Dwi Setiawan, mengatakan rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mendukung kelancaran gladi bersih sekaligus meminimalkan kemacetan di sekitar kawasan Renon. Masyarakat diimbau mengatur waktu perjalanan dan mengikuti arahan petugas yang bertugas di lapangan.

Baca juga:  Wajib, PNS Pemprov Belanja Minimal 10 Persen Gaji di Pasar Gotong Royong

Dalam rekayasa tersebut, ruas Jalan Raya Puputan akan ditutup mulai dari Simpang Jalan Ir. H. Juanda atau Simpang Pos Polisi Renon hingga Simpang Jalan Kusuma Atmaja atau Simpang BPD Bali.

Untuk arus kendaraan dari arah timur atau Bundaran Tugu Hang Tuah yang menuju ke arah barat melalui Jalan Raya Puputan akan dialihkan melalui Jalan Pemuda dan Jalan Ciung Wanara I. Kendaraan dari arah selatan yang melintas melalui Jalan Pemuda juga dialihkan ke arah barat melalui Jalan Ciung Wanara II.

Baca juga:  Ogoh-ogoh Nyaris Dibakar, Ini Gara-garanya

Sementara kendaraan dari arah barat menuju timur diarahkan melalui Jalan Cok Agung Tresna, Jalan Prof. Moh. Yamin, dan selanjutnya menuju Jalan Raya Puputan.

I Made Dwi Setiawan menjelaskan, pengalihan arus lalu lintas lainnya juga akan diberlakukan secara kondisional sesuai situasi dan kepadatan kendaraan di lapangan. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak memarkir kendaraan di sepanjang rute pengalihan arus lalu lintas karena dapat menghambat kelancaran perjalanan pengguna jalan lainnya.

Baca juga:  Wayan Kembar Dibekuk, Giliran Pacarnya Diburu

“Rekayasa lalu lintas ini dilakukan untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran arus kendaraan selama pelaksanaan gladi bersih Peed Aya PKB XLVIII Tahun 2026. Kami mengharapkan kerja sama masyarakat untuk menaati pengaturan lalu lintas serta petunjuk petugas di lapangan,” ujar I Made Dwi Setiawan, Rabu (10/6).

Pelaksanaan rekayasa lalu lintas ini menjadi bagian dari persiapan menjelang pembukaan PKB XLVIII Tahun 2026 yang akan menghadirkan ribuan seniman dari kabupaten/kota se-Bali melalui penampilan Peed Aya sebagai salah satu agenda utama pesta seni tahunan terbesar di Pulau Dewata tersebut. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN