Sejumlah kendaraan pribadi yang hendak keluar Bali diarahkan ke gang-gang di Gilimanuk untuk menghindari antrian lebih panjang pada Rabu (27/5) sore. (BP/Olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Lonjakan arus kendaraan sempat terjadi di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, menjelang libur panjang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang berdekatan dengan Hari Lahir Pancasila.

Antrean kendaraan keluar Bali pada Rabu (27/5) bahkan sempat mencapai sekitar 2,7 kilometer dari kawasan pelabuhan. Namun antrian yang sempat terjadi itu sudah berangsur lancar pada Kamis (28/5). Kenaikan jumlah kendaraan yang keluar Bali dipicu perayaan Hari Raya Iduladha dan libur panjang weekend Waisak dan Kesaktian Pancasila.

Baca juga:  WHO Ingatkan Pandemi COVID-19 Tahun Ini Jauh Lebih Mematikan

Kepadatan didominasi kendaraan angkutan logistik dan truk barang yang hendak menyeberang menuju Pulau Jawa. Antrean kendaraan pada Rabu sore terpantau memanjang hingga depan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Cekik, Gilimanuk.

Untuk mengantisipasi panjangnya antrean, jajaran Polres Jembrana memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan sebagian kendaraan melalui jalur pemukiman warga.

Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati mengatakan pengaturan arus mulai diterapkan sejak sehari sebelumnya, namun baru berjalan efektif pada Rabu siang. Tahap awal, pengalihan kendaraan dilakukan melalui Gang Dua di wilayah Gilimanuk.

Baca juga:  Puluhan Hektar Tanaman Padi di  Subak Sungi I Terserang Tungro

“Pengalihan arus ini dilakukan untuk memecah kepadatan kendaraan di jalur utama menuju pelabuhan,” ujarnya.

Lurah Gilimanuk Ida Bagus Tony Wirahadikusuma mengatakan, jalur alternatif di kawasan pemukiman hanya diperuntukkan bagi kendaraan pribadi roda empat. Sedangkan kendaraan besar seperti bus dan truk tetap diarahkan melintas di jalur utama Denpasar-Gilimanuk.

Selain mengatur arus lalu lintas, pihak kelurahan juga mengingatkan para pemudik agar menjaga kebersihan lingkungan selama melintas di kawasan Gilimanuk dan tidak membuang sampah sembarangan dari kendaraan. Setelah diterapkan rekayasa lalu lintas tersebut, kondisi antrean tersebut kini sudah berangsur normal.

Baca juga:  Bule Naik Padmasana, MO Besakih Agar Dievaluasi

Hingga Kamis (28/5), arus kendaraan keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk terpantau lancar dan tidak lagi terjadi antrean panjang.

Danposal Gilimanuk Lettu Yuli Prasetyo mengatakan situasi penyeberangan saat ini relatif terkendali dan arus kendaraan yang menuju Jawa dapat terlayani dengan baik.

“Untuk hari ini sudah tidak ada antrean kendaraan yang keluar Bali. Arus penyeberangan terpantau lancar,” ujarnya. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN