
SINGARAJA, BALIPOST.com – Kabupaten Buleleng membidik kenaikan perolehan medali emas sebesar 10 persen pada ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali Tahun 2026. Target tersebut dipasang setelah kontingen Buleleng berhasil meraih 134 medali emas dan total 452 medali pada Porjar Bali 2025, sekaligus menempati peringkat ketiga klasemen akhir.
Target itu mengemuka saat pelepasan Kontingen Porjar Kabupaten Buleleng Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, Kamis (4/6).
Kontingen secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna. Tahun ini, Buleleng mengirimkan 1.275 personel yang terdiri dari 1.048 atlet jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK, sebanyak 191 pelatih dan official, serta 36 panitia dan pendamping. Mereka akan bertanding pada 38 cabang olahraga resmi dan sejumlah cabang olahraga ekshibisi.
Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Buleleng memberikan dukungan penuh kepada seluruh atlet, pelatih, dan official yang akan membawa nama daerah pada ajang tersebut. Ia berharap para atlet mampu meningkatkan prestasi dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, Porjar bukan hanya menjadi ajang pembinaan dan pengembangan atlet pelajar, namun juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027, di mana Kabupaten Buleleng akan menjadi tuan rumah.
“Tahun lalu kita berada di peringkat ketiga dengan raihan sekitar 452 medali. Tentu target kita bagaimana bisa meningkatkan peringkat sekaligus menambah jumlah medali yang diraih. Dalam sebuah kompetisi olahraga, yang terpenting adalah berjuang menjadi juara,” ujarnya.
Supriatna juga mengapresiasi peran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng sebagai pembina sekaligus penanggung jawab kontingen. Selain itu, ia menilai tingginya partisipasi orang tua dalam mendukung anak-anak mereka menjadi salah satu kekuatan kontingen Buleleng.
“Yang menarik dari kontingen Buleleng adalah bagaimana partisipasi orang tua dan siswa dalam mendukung anak-anaknya. Mereka ikut berperan menyukseskan keikutsertaan kontingen Buleleng di Porjar Bali,” katanya.
Sementara itu, Ketua Kontingen Porjar Buleleng, Ida Bagus Surya, menjelaskan target kenaikan medali emas sebesar 10 persen telah melalui kajian bersama para pelatih, official, dan pengurus cabang olahraga. Target tersebut dinilai realistis mengingat persiapan dan proses seleksi atlet telah dilakukan secara ketat.
“Dari total 452 medali yang diperoleh tahun lalu, sebanyak 134 merupakan medali emas. Tahun ini kami menargetkan kenaikan minimal 10 persen untuk medali emas. Mudah-mudahan bisa lebih dengan semangat para atlet yang sudah berlatih dan mengikuti seleksi secara ketat,” jelasnya.
Selain peningkatan prestasi, jumlah kontingen Buleleng pada Porjar Bali 2026 juga mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 jumlah kontingen sekitar 1.100 orang, tahun ini meningkat menjadi 1.275 orang.
Peningkatan tersebut terjadi seiring bertambahnya jumlah atlet yang diterjunkan, termasuk untuk cabang olahraga ekshibisi. Menurut Surya, keikutsertaan pada cabang ekshibisi juga menjadi sarana menambah pengalaman bertanding bagi atlet muda sekaligus bagian dari pembinaan menuju Porprov Bali 2027.
“Kami berharap target mempertahankan posisi tiga besar bisa tercapai, bahkan kalau memungkinkan dapat meningkat. Selain berjuang di Porjar 2026, ini juga menjadi bagian dari persiapan atlet-atlet Buleleng menghadapi Porprov Bali 2027,” tandasnya. (Yuda/balipost)










