Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Gede Suyasa. (BP/Yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Dua peserta seleksi calon direksi Perumda Pasar Argha Nayottama Buleleng yang sebelumnya dinyatakan tidak lolos pada tahap administrasi, akhirnya kembali melanjutkan tahapan seleksi.

Kedua kandidat tersebut dinyatakan memenuhi syarat setelah Panitia Seleksi (Pansel) menerima sanggahan yang diajukan dan melakukan peninjauan ulang terhadap berkas serta pengalaman kerja yang dimiliki.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Gede Suyasa, mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah kedua peserta memberikan penjelasan lebih rinci terkait pengalaman kepemimpinan yang menjadi salah satu syarat utama seleksi, yakni minimal lima tahun memimpin unit kerja.

Baca juga:  Kolaborasi Bali Bangun PSEL Denpasar Raya, Solusi Jangka Panjang Atasi Sampah

“Pada saat sanggahan mereka menjelaskan lebih detail pengalaman memimpin yang dimiliki. Setelah kami bahas dalam rapat pansel tanggal 29 Mei, penjelasan tersebut dapat diterima,” ujar Suyasa, Selasa (2/6).

Suyasa menjelaskan, pada tahap awal pansel sempat meragukan sejumlah data yang disampaikan kedua peserta, khususnya terkait pengalaman manajerial. Karena itu, keduanya sempat dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.

Namun setelah mengajukan sanggahan, keduanya mampu meyakinkan pansel melalui penjabaran riwayat jabatan dan pengalaman kerja yang lebih komprehensif.

Adapun kedua peserta tersebut berasal dari kalangan perbankan dan internal Perumda Pasar. Peserta dari sektor perbankan diketahui pernah menjabat sebagai pimpinan cabang di sejumlah bank, sedangkan satu peserta lainnya merupakan Kepala Bagian Keuangan Perumda Pasar yang telah lama mengelola dan memimpin unit kerja.

Baca juga:  Seleksi JPTP di Bangli, Ini Jabatan yang Paling Diminati

Dengan diterimanya sanggahan tersebut, jumlah peserta yang lolos seleksi administrasi bertambah dari sembilan orang menjadi 11 orang. Hasil final seleksi administrasi telah diumumkan pada Selasa (2/6).

Selanjutnya, para peserta akan mengikuti tahapan psikotes dan uji keahlian yang dijadwalkan pada 4 Juni 2026. Setelah itu, peserta diwajibkan menyusun dan menyerahkan makalah serta rencana bisnis pengembangan Perumda Pasar pada 6–9 Juni 2026.

Tahapan berikutnya adalah uji kelayakan dan kepatutan (UKK) pada 11–12 Juni 2026, dilanjutkan wawancara akhir pada 15 Juni 2026. Proses UKK tersebut akan melibatkan tim penguji independen dari kalangan akademisi dan profesional.

Baca juga:  Jukung Tenggelam, Terapung Dua Jam, Nelayan Selamat

Di antaranya doktor hukum dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, doktor ekonomi dari Universitas Mahendradatta, profesor bidang pertanian dari Universitas Udayana, mantan Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bali, serta Ketua Tim UKK.

Seleksi ini diharapkan dapat menjaring direksi yang memiliki kompetensi, pengalaman manajerial, serta kemampuan merumuskan strategi bisnis guna meningkatkan kinerja Perumda Pasar Argha Nayottama Buleleng ke depan. (Yudha/balipost)

BAGIKAN