Pelantikan Direksi Perumda Pasar Argha Nayottama, Jumat (3/7). (BP/yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Direksi baru Perumda Pasar Argha Nayottama Kabupaten Buleleng tak hanya resmi dilantik untuk masa jabatan 2026–2031. Bersamaan dengan pelantikan tersebut, ketiga direksi juga menandatangani kontrak kinerja yang memuat sejumlah target yang wajib dipenuhi, termasuk target menyetor pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp1 miliar pada tahun pertama kepemimpinan.

Pelantikan direksi dilakukan Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, Jumat (3/7). Dalam kesempatan itu, I Ketut Mas Angarta Tenaya dilantik sebagai Direktur Utama, I Made Sulistiawan sebagai Direktur Operasional, dan Komang Sonni sebagai Direktur Keuangan.

Bupati Sutjidra menegaskan, kontrak kinerja yang ditandatangani direksi memuat tujuh indikator yang menjadi tolok ukur keberhasilan selama memimpin perusahaan daerah tersebut. Seluruh target wajib dipenuhi sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kinerja Perumda Pasar Argha Nayottama.

Baca juga:  Kado HUT ke-384 Kota Amlapura, Karangasem Raih WTP 9 Kali Berturut-turut

“Yang paling penting adalah kontrak kerja direksi. Ada tujuh target yang harus dipenuhi. Kalau salah satu saja tidak tercapai, mereka wajib mengundurkan diri. Tapi target yang kami berikan realistis,” tegasnya.

Salah satu target utama yang dibebankan kepada direksi baru adalah meningkatkan kontribusi perumda pasar terhadap PAD Kabupaten Buleleng. Pada tahun pertama, direksi ditarget mampu menyetor PAD sedikitnya Rp1 miliar ke kas daerah.

Menurut Sutjidra, target tersebut ditetapkan setelah melalui pembahasan bersama dan disesuaikan dengan potensi yang dimiliki Perumda Pasar. “Setelah kami diskusikan, paling tidak tahun pertama harus bisa menyetor PAD Rp1 miliar. Nanti ke depan akan kami evaluasi lagi sesuai perkembangan,” ujarnya.

Baca juga:  DPRD Buleleng Usulkan Pemkab Berhenti dari Kepesertaan BPJS

Selain mengejar target pendapatan, direksi juga diminta menjaga integritas, menjunjung etika kerja, serta menjalankan perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan, tidak boleh ada kebijakan maupun tindakan yang bertentangan dengan aturan selama menjalankan tugas.

Sutjidra juga berharap kepemimpinan baru mampu membangun komunikasi internal yang lebih baik di lingkungan Perumda Pasar Argha Nayottama. Menurutnya, persoalan internal yang sempat muncul pada periode sebelumnya harus menjadi pembelajaran agar tidak kembali terjadi.

“Kami berharap komunikasi internal bisa terbangun dengan baik. Direksi yang terpilih memiliki kompetensi dan pengalaman yang baik sehingga saya optimistis Perumda Pasar akan menjadi lebih baik ke depan,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, proses seleksi direksi berlangsung cukup ketat. Dari 11 peserta yang lolos seleksi administrasi, lima orang memperoleh nilai di atas 75. Penetapan direksi akhirnya dilakukan berdasarkan hasil penilaian kompetensi, rekam jejak, serta wawancara.

Baca juga:  Status Direksi Perumda MGS Badung yang Belum Dilantik Tuai Tanda Tanya

“Persaingannya sangat ketat. Banyak peserta yang memiliki pengalaman dan kompetensi yang bagus. Ini membuat kami optimistis Perumda Pasar Argha Nayottama akan berkembang lebih baik,” ucapnya.

Direksi Perumda Pasar Argha Nayottama akan menjalankan masa jabatan selama lima tahun, yakni periode 2026–2031. Selama masa kepemimpinan tersebut, kinerja direksi akan dievaluasi secara berkala berdasarkan target yang telah dituangkan dalam kontrak kinerja. “Ini kinerja akan terus kita evaluasi, termasuk pencapaian kontribusi terhadap PAD Kabupaten Buleleng,” tutup Sutjidra. (Yudha/balipost)

 

BAGIKAN