
DENPASAR, BALIPOST.com – Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa yang menjadi salah satu perguruan tinggi negeri di bawah Kementerian Agama yang tidak mengikuti Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT). Dalam hal ini, UHN I Gusti Bagus Sugriwa melaksanakan proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Nasional dari Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI yang telah meluluskan 265 calon mahasiswa baru (maba).
Rektor UHN I Gusti Bagus Sugriwa, I Gusti Ngurah Sudiaana didampingi Ketua Panitia Penerimaan Maba, I Kadek Darmo Saputra, saat diwawancarai, Jumat (29/5), mengatakan, PMB Nasional menjadi pilot project tahun ini yang baru pertama kali digelar. Pada PMB Nasional yang dibuka mulai 10 Januari hingga 15 Maret 2026 telah meluluskan 265 calon maba. Seleksi yang dilakukan berupa seleksi berkas tanpa adanya tes atau ujian lebih lanjut pada PMB Nasional tersebut.
“Karena kita di bawah Kementerian Agama tidak melaksanakan SNBT, namun melaksanakan PMB Nasional yang baru tahun ini pertama kali dilakukan di bawan Dirjen Bimas Hindu. Di Indonesia ada 5 perguruan tinggi negeri di bawah naungan Dirjen Bimas Hindu, dan kami salah satunya,” ungkap Sudiana.
Selain PMB Nasional, UHN I Gusti Bagus Sugriwa juga melaksanakan PMB Mandiri. PMB Mandiri ini ada dua gelombang yakni I dan II. Gelombang I telah dimulai sejak 13 Mei lalu dan saat ini dalam tahap proses penilaian. Sementara untuk gelombang II nantinya akan berlangsung hingga 13 Agustus 2026.
Berbeda dengan PMB Nasional, PMB Mandiri di UHN I Gusti Bagus Sugriwa menyertakan ujian computer based test (CBT) atau tes berbasis komputer melalui aplikasi langsung. Saat ini kata dia sudah ada sekitar 700-an calon mahasiswa yang melamar.
Sudiana mengatakan, ada 3 jalur dalam penerimaan calon maba di UHN I Gusti Bagus Sugriwa yakni jalur reguler, jalur umum yang pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP) masuk serta di dalamnya, serta jalur undangan. (Widiastuti/bisnisbali)








