
SINGARAJA, BALIPOST.com – Tingginya minat calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali terlihat pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Sebanyak 5.029 pendaftar tercatat memilih Undiksha. Undiksha pun membagi menjadi 51 Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) selama tiga hari.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama Undiksha, Prof. Dr. Gede Rasben Dantes ditemui Selasa (21/4) menyampaikan bahwa pelaksanaan UTBK di Undiksha tahun ini diikuti oleh 1.275 peserta. Untuk menjamin kelancaran, ujian dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 21 hingga 23 April 2026.
Ia menjelaskan, Undiksha menyiapkan 10 laboratorium komputer sebagai lokasi ujian. Seluruh sarana dan prasarana telah dipastikan memenuhi standar operasional prosedur (SOP), termasuk kesiapan perangkat cadangan, sistem kelistrikan berbasis UPS, serta genset untuk mengantisipasi gangguan listrik.
“Sebagai salah satu dari 74 pusat UTBK di Indonesia, Undiksha mendapat kepercayaan besar. Kami melaksanakan ujian dalam 51 sesi dengan total 1.275 peserta yang tersebar dalam tiga hari pelaksanaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Undiksha menyiapkan 10 laboratorium komputer sebagai lokasi ujian. Seluruh sarana dan prasarana telah dipastikan memenuhi standar operasional prosedur (SOP), termasuk kesiapan perangkat cadangan, sistem kelistrikan berbasis UPS, serta genset untuk mengantisipasi gangguan listrik.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan tidak ada pemadaman listrik selama pelaksanaan UTBK. Selain itu, koneksi internet juga menjadi perhatian utama agar ujian berjalan lancar tanpa hambatan teknis,” jelasnya.
Tak hanya itu, Undiksha juga memberikan pembekalan khusus kepada para pengawas guna menjaga integritas dan kualitas pelaksanaan ujian. Langkah mitigasi terhadap potensi kecurangan juga telah disiapkan sejak awal.
Prof. Dantes menegaskan bahwa SNBT merupakan jalur strategis dalam menjaring calon mahasiswa berkualitas, dengan kuota minimal 40 persen dari daya tampung perguruan tinggi negeri.
“Melalui SNBT ini, kami berharap dapat menjaring mahasiswa yang benar-benar memiliki kompetensi akademik yang baik. Ini penting untuk menjaga kualitas lulusan di masa depan,” tegasnya.
Sementara itu, pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Undiksha sebelumnya telah meluluskan sebanyak 2.446 peserta. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Adapun sejumlah program studi yang menjadi favorit di Undiksha antara lain Kedokteran, Pendidikan Bahasa Inggris, Manajemen, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), serta S1 Kebidanan dan S1 Keperawatan.
Dalam menjaga transparansi, Undiksha juga membuka masa sanggah pada setiap jalur seleksi, termasuk SNBP dan SNBT. Hal ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengajukan keberatan jika terdapat ketidaksesuaian dalam hasil seleksi.
“Kami berkomitmen untuk menjalankan seluruh proses seleksi secara transparan dan akuntabel. Harapannya, Undiksha dapat memenuhi daya tampung yang telah ditetapkan serta terus menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing,” pungkasnya. (Nyoman Yudha/balipost)









