PDHI Komisariat Kabupaten Gianyar melakukan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban secara menyeluruh dilaksanakan, Rabu (27/5). (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar berkomitmen penuh dalam menjamin keamanan pangan hewani menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Melalui Dinas Pertanian Bidang Kesehatan Hewan Dinas Kesehatan (Dinkes) yang bersinergi dengan Dokter Hewan Praktisi anggota Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Komisariat Kabupaten Gianyar, pemantauan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban secara menyeluruh dilaksanakan, Rabu (27/5).

Langkah proaktif ini dilakukan melalui dua tahapan krusial, yaitu pemeriksaan antemortem (sebelum pemotongan) dan pemeriksaan postmortem (setelah penyembelihan). Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh hewan kurban yang beredar dan dikonsumsi oleh masyarakat dalam kondisi sehat, aman, serta layak (ASUH).

Baca juga:  Tips Aman Naik Pesawat Terbang

Tim Dokter Hewan diterjunkan langsung ke berbagai titik lokasi pemotongan hewan qurban di seluruh wilayah Kabupaten Gianyar. Aksi nyata ini merupakan bentuk komitmen pemkab dalam menjaga kesehatan masyarakat veteriner sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Muslim dalam menjalankan ibadah kurban.

Kepala UPTD Puskeswan III Kabupaten Gianyar (Wilayah Kerja Kecamatan Gianyar, Blahbatuh, & Sukawati), drh. I Nyoman Arya Dharma, seizin Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Wayan Suarta, menjelaskan bahwa pemeriksaan di lapangan dilakukan secara detail dan berlapis oleh tenaga dokter hewan yang berkompeten.

“Pemeriksaan antemortem kami fokuskan pada pengecekan kondisi fisik luar hewan, perilaku, suhu tubuh, hingga screening tanda-tanda penyakit menular. Sementara untuk postmortem, pemeriksaan dilakukan dengan mengevaluasi organ dalam dan karkas pasca-penyembelihan untuk memastikan daging yang dihasilkan benar-benar aman dikonsumsi masyarakat,” ujar drh. Arya Dharma.

Baca juga:  Stok Aman, Masyarakat Diminta membeli LPG Sesuai Kebutuhan

Selain melakukan pengawasan klinis, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh berupa peliputan dan edukasi langsung dari Tim Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) PDHI Bali. Upaya ini dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat serta panitia kurban mengenai pentingnya proses pemotongan yang higienis, sehat, dan sesuai dengan kaidah kesejahteraan hewan serta kesehatan veteriner.

Secara garis besar, gerakan pengawasan ini menitikberatkan pada empat poin utama.
Pemeriksaan langsung dilakukan secara berkala di lapangan oleh dokter hewan berkompeten. Keamanan pangan mengutamakan kualitas pangan asal hewan yang aman dan layak konsumsi.

Baca juga:  Puskesmas Karangasem I Kekurangan Dokter 

Pencegahan penyakit memutus rantai dan mencegah potensi penyebaran penyakit hewan menular (PHM). Edukasi publik memberikan pemahaman langsung kepada panitia qurban mengenai sanitasi dan higiene penanganan daging.

Melalui program “Qurban sehat, masyarakat aman”, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi potret sinergi nyata yang harmonis antara Pemerintah Daerah Kabupaten Gianyar, Organisasi Profesi Dokter Hewan (PDHI), dan lapisan masyarakat dalam menjaga kualitas pangan pada momentum suci Iduladha 1447 Hijriah. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN