Satpol PP Bali melakukan pengawasan penggunaan plastik di areal PKB 2025. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pengamanan pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 diperketat selama sebulan penuh pelaksanaan kegiatan di kawasan Taman Budaya Bali, Art Center Denpasar. Sebanyak 200 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan keamanan, ketertiban, hingga kebersihan kawasan penyelenggaraan tetap terjaga.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi, mengatakan ratusan personel tersebut terdiri dari Satpol PP Provinsi Bali, Satpol PP Kota Denpasar, TNI/Polri, Dinas Perhubungan Provinsi Bali dan Kota Denpasar, Damkar Kota Denpasar, tim medis, hingga pecalang desa adat setempat.

Baca juga:  Soal Video Nelayan Diusir dari Laguna Laut Serangan, Kasatpol PP Bali Tegaskan Petugas Hanya Mengingatkan

“Total ada sekitar 200 personel gabungan yang bertugas selama PKB berlangsung,” ujarnya, Selasa (12/5).

Ia menjelaskan pengamanan dilakukan melalui sistem penjagaan dan patroli rutin yang dibagi dalam tiga sif. Personel disiagakan sejak pagi, sore hingga malam hari dengan pengawasan selama 24 jam penuh di kawasan Art Center.

Selain penjagaan statis, patroli rutin juga dilakukan setiap malam untuk memastikan situasi tetap kondusif di tengah tingginya kunjungan masyarakat dan wisatawan yang memadati arena PKB.

Menurutnya, Satpol PP tidak hanya fokus pada aspek keamanan, namun juga penegakan aturan terkait kebersihan dan pengurangan sampah plastik sekali pakai di kawasan PKB. Petugas akan memberikan teguran kepada pengunjung yang membawa makanan atau minuman dengan kemasan plastik.

Baca juga:  Pascadihentikan Sementara, Beredar Video Aktivitas Proyek di BTID Masih Berlangsung

“Art Center harus steril dari sampah plastik. Kalau ada pengunjung membawa makanan kemasan plastik, petugas bisa langsung memberikan teguran,” tegasnya.

Pihaknya memastikan pelaksanaan PKB XLVIII Tahun 2026 berlangsung aman dan nyaman selama satu bulan kegiatan digelar. Yaitu, dari 13 Juni hingga 11 Juli 2026.

PKB XLVIII Tahun 2026 sendiri mengusung tema “Atma Kerthi – Jiwa Sidha Parisudha (Memuliakan Jiwa Paripurna)”. Berbagai materi kegiatan disiapkan mulai dari peed aya atau pawai, rekasadana/pergelaran, utsawa atau parade, wimbakara/lomba, widyatula, lokakarya, pameran, Jantra Tradisi Bali, hingga Bali World Culture Celebration (BWCC).

Baca juga:  12 Napi Narkoba Dapat Remisi

Dari sisi partisipasi, jumlah seniman dan kelompok seni mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Untuk kegiatan pawai diperkirakan melibatkan sekitar 3.430 seniman. Rekasadana diikuti sekitar 6.300 seniman, sedangkan Utsawa Parade melibatkan sekitar 7.835 seniman.

Secara keseluruhan, PKB 2026 melibatkan 673 sekaa dan yayasan seni dengan total sekitar 20.929 seniman. Jumlah tersebut meningkat dibanding PKB 2025 yang mencatat 562 sekaa dan 14.229 seniman. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN