Petugas kepolisian saat melakukan evakuasi remaja di atas jembatan. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Pengguna jalan di jalur nasional Denpasar-Gilimanuk sempat dibuat geger, Senin (11/5). Seorang remaja asal Kabupaten Buleleng ditemukan duduk di atas pembatas jembatan short cut Penyalin-Samsam, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan sambil menangis.

Aksi nekat remaja berinisial IDKA (19) itu sontak mengundang perhatian pengendara yang melintas. Banyak kendaraan memperlambat laju sehingga arus lalu lintas dari dua arah sempat tersendat cukup panjang.

Baca juga:  Tim Gabungan Evakuasi Seorang Pendaki Gunung Abang

Kapolsek Kerambitan Kompol I Kadek Ardika mengatakan, pihaknya menerima laporan dari SPKT Polres Tabanan terkait adanya dugaan percobaan bunuh diri di kawasan jembatan short cut penghubung Banjar Dinas Samsam I dengan Banjar Dinas Penyalin. “Mendapat laporan tersebut, personel piket Polsek Kerambitan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” ujarnya.

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati remaja tersebut sudah berada di atas pengaman jembatan. Sementara sepeda motor Honda Scoopy warna putih yang digunakan terparkir di dekat lokasi kejadian. Petugas gabungan dari Polsek Kerambitan bersama anggota Satlantas Polres Tabanan kemudian melakukan pendekatan hingga akhirnya berhasil mengamankan remaja tersebut.

Baca juga:  Ekonomi Bali Melemah di Semua Bidang

Selanjutnya yang bersangkutan dibawa ke Mapolsek Kerambitan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, IDKA mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena persoalan pribadi. Remaja itu diketahui berasal dari Banjar Bujak, Desa Sepang Kelod, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng. Setelah dilakukan penanganan, pihak keluarga datang menjemput yang bersangkutan di Polsek Kerambitan. (Puspawati/balipost)

 

BAGIKAN