Petugas bersama warga mengevakuasi jasad Ni Made Sengkrig di Pantai Biaung, Dentim. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pemancing di Pantai Biaung, Denpasar Timur, dikagetkan dengan jasad mengambang pada Minggu (10/5) malam. Jasad tersebut adalah seorang perempuan bernama Ni Made Sengkrig (85) yang beralamat di Jalan Gemitir, Gang Pucuk, Banjar Biaung, Denpasar.

Korban pamit ke anak-anak untuk beli sate pada Minggu siang dan warga sempat melihatnya kebingungan di Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Denpasar.

Terkait peristiwa ini, Kapolsek Dentim, Kompol Ketut Tomiyasa, Senin (11/5), mengatakan, dari keterangan saksi, I Kadek Alit Wibawa (30) yang beralamat di Jalan Sekar, Gang Waringin, Denpasar, pada Minggu pukul 19.30 WITA ia sedang memancing di Pantai Biaung bersama temannya, Jepri (50).

Baca juga:  Residivis Narkoba Dibui 2,5 tahun Penjara

Saat Alit menarik kail, ia melihat bayangan hitam di laut. Melihat hal tersebut, ia langsung menyalakan senter dan melihat sosok orang yang tak lain Sengkrig.

“Saksi (Alit) langsung memanggil teman diajak mancing (Jepri). Mereka lalu mendekat dan ada pemancing lain tidak dikenalnya menarik jasad korban ke pinggir pantai. Selanjutnya, salah satu warga menghubungi Kadus Biaung dan memberi tahu ada penemuan jasad korban,” katanya.

Baca juga:  "Scarring Effect" Pandemi Belum Berakhir, Kinerja BPR Masih Terus Tumbuh

Sementara, anak korban, Wayan Rendi (59) menyampaikan bahwa pukul 18.00 WITA, korban bilang hendak beli sate di sebelah timur Banjar Biaung. Sekitar 30 menit kemudian, ada warga yang memberi tahu jika korban seperti kebingungan di Jalan Bypass Ida Bagus Mantra. Keluarga korban langsung mencarinya, tapi tidak ditemukan.

“Pihak keluarga juga sempat melakukan pencarian di seputaran Padang Galak, tapi tidak ketemu. Tiba-tiba pihak keluarga ditelepon Kadus Biaung dan diberi tahu jika korban ditemukan di Pantai Biaung dalam keadaan meninggal,” ungkapnya.

Baca juga:  DB di Gianyar Makan Korban Jiwa

Terkait peristiwa ini, anggota Polsek Dentim langsung ke TKP. Hasil penyelidikan, korban meninggal diduga karena tenggelam di Pantai Biaung. Mulut mengeluarkan busa dan nihil ditemukan adanya luka atau kekerasan pada tubuh korban. “Pihak keluarga korban menerima dan mengikhlaskan karena dianggap sebagai musibah,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN