Mobil milik pamedek terperosok ke kebun warga di Jalur Batusesa-Tegenan, Sabtu (18/4). (BP/istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Mobil Karimun milik pamedek terperosok ke kebun warga di Jalur Batusesa-Tegenan, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, saat hendak melakukan persembahyangan serangkaian karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, pada Sabtu (18/4). Beruntung, tidak ada korban, pengemudi dan penumpang selamat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, di dalam mobil jenis Suzuki Karimun tersebut selain pengemudi juga ada satu orang penumpang. Kendaraan tersebut lewat ke sana diduga karena mengikuti arah Google Map.

Baca juga:  Dari Ida Pedanda Wayahan Bun Sarankan Ini ke AWK hingga Bali Laporkan Lagi Tambahan Korban Jiwa COVID-19

Sejatinya, sejumlah warga sempat memperingatkan sopir agar tidak melalui jalur tersebut karena tanjakan yang cukup terjal. Namun, pengemudi tetap melanjutkan perjalanan hingga berakhir terperosok karena tak tahu medan di jalur tersebut.

Kapolsek Rendang, Kompol I Made Berata membenarkan kejadian mobil pemedek terperosok tersebut. Pihaknya turun langsung mengamankan jalur serta membantu kelancaran proses evakuasi terhadap kendaraan tersebut menggunakan mobil derek. “Tidak ada korban, di dalam mobil ada dua orang, keduanya selamat,” ucapnya.

Baca juga:  Pura Penataran Agung Kenusut Gelar IBTK dan Segara Kerthi

Berata mengatakan, sejatinya jalur tersebut sudah ditutup untuk pamedek ke Besakih, karena selain tanjakan ekstrem juga terdapat lubang yang cukup dalam, tapi tetap ada saja pamedek yang memaksakan diri untuk lewat. “Kami mengimbau kepada pamedek yang akan bersembahyang ke Pura Agung Besakih agar mengikuti arahan petugas yang berjaga di sepanjang jalur. Selain demi keamanan, ini juga untuk mencegah terjadinya kemacetan,” pintanya. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Kegempaan Vulkanik Gunung Agung Naik, Indikasi Pergerakan Magma Baru ke Permukaan
BAGIKAN