
MANGUPURA, BALIPOST.com – Momen long weekend pekan suci Paskah menjadi kabar baik bagi masyarakat Bali. Mulai Jumat (3/4) hingga Minggu (5/4), aktivitas meningkat seiring libur panjang. Di tengah lonjakan kebutuhan energi, Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM dan LPG tetap aman dan terkendali.
Libur panjang yang bertepatan dengan rangkaian perayaan umat Kristiani, dari Jumat Agung hingga Minggu Paskah, dipastikan tidak mengganggu distribusi energi. Pertamina telah menyiapkan langkah antisipatif agar masyarakat tetap nyaman menjalani aktivitas selama libur.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi saat dikonfirmasi Jumat (3/4) menegaskan seluruh stok dan infrastruktur energi telah disiagakan. Pertamina juga memastikan operasional tetap berjalan normal dengan pengawasan intensif di lapangan.
“Pada momen libur panjang ini, produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran diluar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat. Di sisi lain untuk layanan BBM, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus akan melaksanakan build up stock sesuai kebutuhan dan pengecekan sarfas SPBU secara intensif berikut pengecekan aspek Quantity and Quality (QQ) BBM,” terang Ahad.
Sebagai langkah konkret, Pertamina menyiapkan tambahan penyaluran LPG hingga 49 persen dari rata-rata harian. Dari sebelumnya 269.346 tabung, meningkat menjadi 131.600 tabung tambahan untuk wilayah Bali. Distribusi tersebut mencakup seluruh kabupaten/kota, seperti Badung 14.500 tabung, Bangli 12.760 tabung, Buleleng 16.240 tabung, Gianyar 15.120 tabung, Jembrana 10.080 tabung, Karangasem 11.760 tabung, Klungkung 7.840 tabung, Tabanan 14.560 tabung, serta Denpasar 29.680 tabung.
Dengan penambahan ini, kebutuhan energi masyarakat selama libur panjang diharapkan tetap tercukupi tanpa kendala. Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tutup Ahad.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menggunakan LPG sesuai peruntukannya. LPG 3 kg merupakan produk subsidi yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, sementara masyarakat mampu diharapkan menggunakan LPG non-subsidi seperti Brightgas.
Dengan kesiapan ini, Pertamina memastikan masyarakat Bali dapat menikmati long weekend Paskah dengan aman, nyaman, dan tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan energi.(Parwata/balipost)










