
GIANYAR, BALIPOST.com – Guna meminimalkan risiko dampak cuaca ekstrem, jajaran Satuan Samapta Polres Gianyar melaksanakan patroli intensif di sejumlah titik rawan bencana alam. Personel menyisir area yang berpotensi terjadi pohon tumbang, banjir, hingga tanah longsor, Jumat (27/2). Kegiatan yang dimulai pukul 10.20 WITA ini difokuskan di kawasan Jalan Gunung Lempuyang, Banjar Selat, Kelurahan Samplangan, Kabupaten Gianyar.
Patroli dipimpin langsung oleh tim piket Kota Presisi kru Kijang 905, yang terdiri dari AIPTU Sang Putu Agus Saputra, S.H., BRIPKA I Made Susila, dan BRIGPOL I Made Mahardika. Dalam penyisiran tersebut, petugas melakukan pengecekan mendalam pada lereng-lereng jalan dan pepohonan besar yang berbatasan langsung dengan akses publik. Hingga berita ini diturunkan, dilaporkan bahwa kondisi di lokasi target terpantau aman dan kondusif. Pohon tumbang: banjir/genangan air nihil. Tidak ditemukan pergerakan tanah yang membahayakan.
Kasat Samapta Polres Gianyar, AKP Wibowo Sidi menegaskan, patroli ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, terutama saat intensitas hujan meningkat.
“Kami melakukan langkah antisipasi ini untuk memastikan jalur aktivitas warga tetap aman. Meski hasil pemantauan saat ini nihil kejadian, kami tetap menyiagakan personel karena cuaca masih tidak menentu,” ujar AKP Wibowo Sidi.
Pihak Polres Gianyar turut memberikan imbauan kepada para pengguna jalan dan warga sekitar agar tidak melintasi jalur perbukitan atau area berpohon rimbun di tengah hujan lebat. Masyarakat diminta aktif melaporkan jika melihat adanya tanda-tanda potensi bahaya seperti retakan tanah atau pohon yang miring melalui layanan kepolisian terdekat.
Upaya patroli rutin ini akan terus ditingkatkan di titik-titik rawan lainnya di seluruh wilayah hukum Polres Gianyar demi menjamin keselamatan bersama. (Wirnaya/balipost)










