I Dewa Gede Ratno Suparso. (BP/ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Perumda Air Minum Tirta Danu Arta (PDAM) Bangli merencanakan pembangunan sumur bor sebagai sumber air cadangan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan air jika pipa transmisi rusak diterjang longsor, seperti yang kerap terjadi ketika musim hujan.

Direktur Perumda Tirta Danu Arta, Dewa Ratno Suparso Mesi, mengatakan rencananya sumur bor akan dibangun di wilayah Reservoar Kubu. Keberadaan sumur bor ini dirancang sebagai sumber air darurat. Artinya, jika kondisi distribusi normal dan tidak ada gangguan pipa, sumur bor tersebut tidak akan dioperasikan. “Kalau normal, itu tidak dimanfaatkan,” ujarnya, Selasa (12/5).

Baca juga:  Kejari Bangli Musnahkan Barang Bukti, Terbanyak Kasus Narkotika

Selain di wilayah Kubu, PDAM Bangli juga merencanakan pembangunan sumur bor di Desa Belantih, untuk memenuhi kebutuhan pasokan air di wilayah Kintamani.

PDAM Bangli memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai Rp1 miliar untuk satu titik sumur bor. Sebagai perusahaan daerah, pihaknya menegaskan seluruh prosedur perizinan harus ditempuh ke kementerian terkait. “Sekarang masih proses perencanaan,” pungkasnya. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN