Proyek pipa laut PDAM Badung sepanjang 7,6 km ditarget rampung akhir Mei 2026 untuk menambah suplai air bersih ke wilayah Badung selatan.(BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Proyek pemasangan pipa laut oleh Perumda Air Minum Tirta Mangutama atau PDAM Badung terus dikebut. Infrastruktur ini disiapkan untuk memperkuat suplai air bersih ke wilayah Badung selatan yang selama ini mengalami tekanan kebutuhan air, khususnya di kawasan pariwisata.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama, I Wayan Suyasa, mengungkapkan bahwa progres pengerjaan saat ini berjalan sesuai target. Pipa tersebut dipasang melintasi bawah Tol Bali Mandara dan ditargetkan selesai pada akhir Mei 2026. “Target kita, ini terus dia bekerja. Hampir ya akhir bulan ini udah selesai dia,” ujar Suyasa, Minggu (2/5).

Baca juga:  Objek Wisata dan Pasar Disemprot Disinfektan

Secara teknis, proyek ini mencakup pemasangan pipa sepanjang 7,6 kilometer di bawah laut. Setelah rampung, jaringan baru ini akan disambungkan dengan instalasi eksisting untuk selanjutnya mengalirkan air dari Estuary Dam menuju wilayah selatan Badung.

Distribusi air nantinya akan menjangkau sejumlah kawasan strategis seperti Kampial, Nusa Dua, hingga Pecatu. Suyasa menegaskan bahwa seluruh proses pemasangan dilakukan di laut tanpa menyentuh area daratan.
“Kami di laut saja masang, enggak ada di darat,” ungkapnya.

Baca juga:  Gubernur Koster Tutup PKB ke-44, Sembilan Pengabdi Seni Terima Adi Sewaka Nugraha

Meski progres berjalan positif, pengerjaan proyek tidak lepas dari tantangan teknis. Kondisi pasang surut air laut menjadi faktor utama yang membatasi waktu kerja di lapangan. Dalam sehari, pengerjaan efektif hanya bisa dilakukan dalam waktu terbatas.

“Kalau kendala teknis sebenarnya kendalanya kan kita bekerja tidak kayak di darat. Kalau di laut kan kita nunggu air pasang surut, sehingga enggak bisa 24 jam. Paling dia bisa empat jam dan sebagainya,” terangnya.

Selain faktor alam, koordinasi lintas instansi juga menjadi bagian penting dalam memastikan proyek berjalan lancar. Namun demikian, pihak PDAM Badung tetap optimistis proyek ini bisa selesai tepat waktu.

Baca juga:  Fasilitas Sepeda Air Milik Pemkab Jadi Rongsokan

Suyasa berharap, setelah proses pemasangan dan penyambungan selesai, air bersih bisa langsung dialirkan ke masyarakat. Kendati demikian, ia mengakui masih ada potensi kendala tak terduga yang bisa memengaruhi proses distribusi.

“Kan instalasi selesai di Mei targetnya. Kalau air mengalirnya, target kita sih kalau sudah selesai nyambung, sudah dialirkan. Tapi kan kita enggak berani jamin kendala-kendala yang enggak kita prediksi,” imbuhnya.(Parwata/balipost)

BAGIKAN