Personel Polsek Kuta Utara melakukan pemantauan di lokasi rawan gangguan kamtibmas. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Kasus pencurian dan keributan kerap terjadi di kawasan wisata, diantaranya di wilayah Kecamatan Kuta Utara. Seperti pada Sabtu (2/5) malam, terjadi keributan di wilayah Canggu, Kuta Utara, dan viral di media sosial (medsos). Di sisi lain, di wilayah tersebut juga banyak warga negara asing menjadi korban pencurian.

Terkait terjadinya tindak pidana di wilayah hukum Polres Badung, khususnya Polsek Kuta Utara, PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Senin (3/5), menyampaikan bahwa secara umum kasus yang masih mendominasi berupa tindak pidana konvensional seperti pencurian, khususnya di kawasan wisata dan permukiman. Hal ini dipengaruhi oleh tingginya mobilitas masyarakat dan wisatawan.

Baca juga:  Cegah Kebakaran di Denpasar, Polisi Awasi Warga Bakar Sampah Sembarangan

“Untuk menekan angka kriminalitas tersebut, kami dari Polres Badung telah mengintensifkan kegiatan preventif seperti patroli rutin, pengamanan objek wisata, serta peningkatan kegiatan sambang dan pembinaan kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, sebagai langkah antisipasi gangguan kamtibmas khususnya pencurian barang milik WNA di kawasan pantai, Polres Badung bersama Polsek Kuta Utara secara rutin melaksanakan patroli dialogis serta patroli terbuka maupun tertutup di wilayah-wilayah rawan, termasuk kawasan pantai yang ramai dikunjungi wisatawan.

Baca juga:  PKL Depan RSUD Negara Ditertibkan

Selain itu, petugas aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada wisatawan agar selalu waspada terhadap barang bawaannya. Polisi juga berkoordinasi dengan pengelola pantai, desa adat, serta pelaku usaha di sekitar kawasan wisata juga terus dilakukan, termasuk mendorong penyediaan fasilitas pendukung seperti tempat penitipan barang guna meminimalisir potensi terjadinya tindak pencurian.

Selain itu, upaya preemtif dan represif terus dilakukan secara berimbang, melalui edukasi kamtibmas, pemasangan imbauan di titik strategis, serta penindakan tegas terhadap pelaku tindak pidana. Polres Badung juga memperkuat sinergi dengan stakeholder terkait, termasuk aparat desa, pecalang, dan pengelola wisata, guna menciptakan sistem pengamanan terpadu.

Baca juga:  Petugas Imigrasi Diminta Tertibkan Pekerja Asing Ilegal

“Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Badung tetap kondusif serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung,” katanya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN