Petugas melakukan olah TKP kebakaran di Jalan Bukit Indah, Banjar Pagutan, Desa Padangsambian, Denpasar Barat. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kebakaran terus terjadi di wilayah Denpasar Barat (Denbar). Menyikapi hal itu, Kapolsek Denbar, Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati menyoroti aksi bakar sampah, dupa, dan korsleting, karena memicu terjadinya kebakaran. Masyarakat juga diimbaunya meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan saat terjadi kebakaran.

“Terkait maraknya kebakaran bangunan dan lahan kosong akhir-akhir ini, kami mengimbau masyarakat Denpasar Barat agar tidak membakar sampah, terutama di lahan-lahan kosong, karena memicu kebakaran rumah atau bangunan lain,” tegas Kompol Prabawati, Kamis (23/4).

Mantan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Benoa ini juga mengimbau masyarakat sebelum meninggalkan tempat tinggal atau usahanya untuk selalu mengecek instalasi listrik. Jangan sampai terjadi arus pendek yang dapat memicu kebakaran. Ia juga menyoroti penggunaan dupa dalam persembahyangan, warga diharapkan hati-hati saat menaruh dupa dan mematikan dupa saat hendak meninggalkan rumah atau tempat usaha.

Baca juga:  Minimarket di Sesetan Terbakar

“Untuk masyarakat yang mengalami kebakaran, paling utama yaitu keselamatan terhadap diri sendiri. Silakan ke tempat atau titik kumpul atau jauh dari sumber api. Segara hubungi pemadam kebakaran atau kami pihak kepolisian melalui call center 110,” tutupnya.

Seperti diberitakan, akhir-akhir ini marak kasus kebakaran hingga menyebabkan korban luka. Pada Rabu (8/4), warung makan milik Made Anik Antari (41), di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Kelurahan Padangsambian, Denpasar Barat, dilalap api. Penyebabnya diduga korsleting freezer.

Baca juga:  Dua Bangunan Dapur Ludes Terbakar

Berikutnya, kebakaran melanda CV Faradiba Furniture, di Jalan Kebo Iwa Utara, Gang Batu Kapur, Denpasar Barat, pada Sabtu (18/4). Api melalap bahan baku meubel dan mess karyawan. Pria asal Banyuwangi, Jawa Timur, Rudi Setyawan (35) terluka dan langsung dibawa ke RSUD Wangaya. Di hari yang sama tempat puing bangunan dan bedeng di Jalan Bukit Indah, Banjar Pagutan, Desa Padangsambian, ludes dilalap api. Selain bedeng, api juga merembet ke palinggih milik warga.

Kebakaran juga terjadi di gudang stok barang supplier konsinyasi Mitra 10, di Jalan Tegal Dukuh I, Denbar, Selasa (21/4). Seorang karyawan, Marjen Tanggu Solo (22) mengalami luka lecet dan memar paha kaki kanan. Korban cedera akibat benturan dengan kloset yang dipindahkan dari dalam gudang.

Baca juga:  Tersambar Petir, Sebuah Villa di Pecatu Hangus Terbakar

Kemudian, pada Rabu (22/4), rumah milik Ketut Suliong (52), di Jalan Gunung Mas, Gang Sewu II, Banjar Tegal Buah, Desa Padangsambian Klod, Denpasar Barat (Denbar), terbakar. Akibat kejadian itu, Suliong, Komang Agus Setiawan (24), dan Ni Kadek Supriyati (53), terluka. Selain itu tiga sepeda motor dilalap api. Kebakaran tersebut terjadi setelah Agus mencabut HP saat di-charger. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN