
BANGLI, BALIPOST.com – Krama Pangemong, Pangempon dan Panyungsung Pura Alas Arum Batur tengah bersiap menyelenggarakan Karya Pamelaspas Bale Pemaruman dan Upacara Pujawali Sasih Kasanga I Saka 1947 Warsa 2026 Masehi. Puncak karya dijadwalkan berlangsung pada Kamis (5/3) mendatang.
Rangkaian karya telah dimulai sejak 2 Februari. Krama pangempon secara gotong royong melaksanakan tahapan persiapan, mulai dari ngawit makarya tetaring (pembuatan tetaring/rompok), pembuatan sarana upakara, hingga penataan sarana dan prasarana pendukung upacara. Seluruh tahapan dilaksanakan secara bertahap guna memastikan kesiapan tempat, kelengkapan yadnya, serta kelancaran pelaksanaan karya sesuai dengan ketentuan sastra agama dan tradisi setempat.
Keterlibatan pengayah yang terbagi ke dalam sejumlah tempek sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Tempek Jero Undagi, Jero Gambel, dan Jero Baris melaksanakan persiapan di utama mandala pura dengan mendirikan tetaring/rompok sebagai sarana peneduh dan penunjang pelaksanaan upacara. Pengerjaan dilakukan secara terkoordinasi agar struktur berdiri kokoh dan tertata rapi.
Sementara itu, Tempek Jero Batu Dangin dan Jero Batu Dauh melaksanakan persiapan di puwaregan (dapur) dengan menyiapkan konsumsi bagi pengayah dan krama yang terlibat. Kegiatan ini dilaksanakan bersama prajuru dan kasinoman pura, sebagai bagian dari dukungan logistik yang memastikan seluruh rangkaian persiapan berjalan lancar.
Di sisi lain, Tempek Roban dan Daha Bunga berperan dalam memperindah areal pura dengan menghias palinggih-palinggih serta bangunan lainnya di penataran pura. Penataan dan dekorasi dilakukan secara teliti untuk menciptakan suasana sakral, bersih, dan estetis menjelang puncak karya.
Selain pembuatan tetaring dan penataan sarana fisik, rangkaian persiapan juga meliputi penyediaan perlengkapan untuk upacara puncak pujawali. Krama istri turut berperan aktif menyiapkan berbagai banten dan sarana upakara lainnya, sedangkan krama lanang fokus pada pekerjaan konstruksi dan penataan areal.
Pada puncak karya di Pura yang diempon (disungsung) oleh kurang lebih 1.227 kepala keluarga itu akan diisi dengan Upakara Ageng Karya Pujawali Kasanga. Sebelumnya, juga akan dilaksanakan sejumlah tahapan penting, antara lain Ngeruak ngelantur ngunggahang Sunari, Ngadegang Pengalang-alang, Negtegang, Ngingsah lan Penyangling, Mekarya Sanganan Suci, Nunas Tirta Solas, Bakthi Caru Rsi Gana, hingga prosesi Pamelaspas Bale Pemaruman.
Pamucuk Pura Alas Arum Batur, Jero Lingsir Makalihan didampingi oleh Ketua Panitia Karya / Manggala Prawartaka Karya menyampaikan bahwa persiapan dilakukan secara terstruktur dan terjadwal sesuai dudonan yang telah ditetapkan. “Seluruh krama pangempon dan panyungsung bahu-membahu mempersiapkan sarana upacara sejak awal, agar pelaksanaan karya berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan tata upacara yang berlaku,” ujarnya.
Diharapkan pelaksanaan karya pamelaspas dan pujawali dapat berlangsung khidmat, sekaligus menjadi momentum mempererat persaudaraan antar panyungsung. (Dayu Swasrina/balipost)










