Regu 2 Pos Damkar Sukawati menangkap ular sanca yang masuk ke rumah warga di Banjar Tebuana, Desa Sukawati, Jumat (20/2). (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Memasuki musim penghujan, potensi kemunculan reptil jenis ular sanca di area pemukiman warga meningkat. Hal ini terbukti dengan aksi penyelamatan non-kebakaran yang dilakukan Regu 2 Pos Damkar di Banjar Tebuana, Desa Sukawati, Jumat (20/2) pagi.

Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga setempat, yang menemukan seekor ular masuk ke dalam area rumahnya sekitar pukul 09:30 WITA. Berkat kesigapan personel, ular tersebut berhasil diamankan tanpa menimbulkan cedera bagi penghuni rumah.

Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Gianyar, I Putu Yudanegara, menyatakan pihaknya kini tidak hanya fokus pada evakuasi, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat. “Jika ular yang ditemukan termasuk kategori tidak berbisa, personel kami di lapangan juga bertugas memberikan edukasi dan melatih warga cara menangkap ular secara mandiri dan aman. Ini penting agar masyarakat memiliki kesiapan dasar dalam menghadapi situasi darurat serupa,” ujar Putu Yudanegara.

Baca juga:  Minimalisir Populasi Lalat, Bangli akan Bangun Pengolahan Limbah Ternak

Selain melakukan evakuasi, petugas Damkar Gianyar secara aktif menyosialisasikan langkah-langkah pencegahan (preventif) agar ular tidak menjadikan rumah sebagai tempat bersarang. Segera singkirkan tumpukan kayu, sampah, atau barang bekas yang lembap dan gelap. Periksa celah di bawah pintu, ventilasi, dan lubang pembuangan air dan gunakan kawat kasa jika perlu. Ular memiliki indra penciuman yang sensitif.

Taburkan kapur barus, atau gunakan cairan karbol dan bawang putih di area yang rawan.
Potong ranting pohon yang menjuntai ke atap rumah untuk memutus jalur ular merambat masuk ke bagian atas bangunan. Putu Yudanegara menambahkan layanan penyelamatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Damkar Gianyar dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Baca juga:  Karangasem Sentra Peternakan Sapi Terbesar

Bagi warga yang menemui kendala terkait hewan berbisa atau situasi darurat non-kebakaran lainnya, diimbau untuk segera menghubungi Pos Damkar terdekat daripada mengambil risiko yang membahayakan nyawa. “Petugas kami tidak hanya mengevakuasi, tapi juga siap melatih warga menangkap ular non-bisa secara mandiri. Tetap waspada, jika butuh bantuan segera hubungi Damkar Gianyar,” jelasnya. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN