Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas) melakukan uji coba helikopter pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) di Pantai Berawa, Kuta Utara pada Jumat (6/2). (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas) melakukan uji coba helikopter pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) di Pantai Berawa, Kuta Utara pada Jumat (6/2). Helikopter yang dilengkapi kemampuan hoist, evakuasi udara tanpa pendaratan ini diklaim pertama di Bali.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas), I Nyoman Sidakarya, menyampaikan pemanfaatan helikopter yang dilengkapi dengan hoist merupakan upaya meningkatkan response time penanganan darurat.

“Satu unit Helikopter Bell 412 milik SGI sangat membantu proses evakuasi di medan sulit. Helikopter telah dilengkapi peralatan hoist yang memungkinkan rescuer diturunkan langsung ke lokasi dan korban dievakuasi tanpa pendaratan,” ungkapnya.

Baca juga:  Disambar Petir, Vila di Seraya Ludes Terbakar

Menurutnya, pihaknya akan menyiapkan tim penolong dengan kompetensi khusus untuk mendukung operasi tersebut. Helikopter SAR dapat didedikasikan untuk kesiapsiagaan di wilayah Provinsi Bali.

“Helikopter SAR ini merupakan pendanaan dan dukungan penuh dari Finns Beach Club, dan akan dioperasikan oleh Sayap Garuda Indah (SGI). Ini merupakan organisasi pencarian dan pertolongan berbasis di Bali yang selama ini aktif melakukan misi penyelamatan di darat maupun laut,” terangnya.

Baca juga:  Akan Dimutasi, Bupati Tamba Kumpulkan Puluhan ASN

Dikatakan, kesepahaman ini menjadi wujud komitmen bersama dalam meningkatkan penanganan darurat demi memberikan rasa aman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang berlibur di Bali.

COO (Chief Operation Officer) of Finns, Paul Hussey, menyebutkan tingginya jumlah wisatawan Australia ke Bali membawa tanggung jawab moral untuk turut memastikan kesiapan sistem penyelamatan. Untuk itu, pihaknya mendukung pengadaan helikopter. “Kami mendukung helikopter ini, serta bekerja bersama SGI dan Basarnas untuk melindungi masyarakat lokal dan wisatawan yang menjadikan Bali sebagai rumah kedua,” katanya.

Baca juga:  Siswa SLB Diedukasi Siap Siaga Hadapi Bencana

CCO (Chief Commercial Officer) SGI, Steffen Bay, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan. Dukungan ini dinilai secara langsung meningkatkan kemampuan operasional SGI, sehingga memungkinkan respons yang lebih cepat dan efektif dalam situasi darurat.

“Dengan dukungan armada udara ini, kecepatan respons dan kapasitas evakuasi diharapkan meningkat signifikan, terutama dalam kondisi medan sulit dan situasi darurat berskala besar,” ucapnya. (Parwata/balipost)

BAGIKAN