
MANGUPURA, BALIPOST.com – Kursi Direktur Umum (Dirum) Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung mulai diperebutkan. Terdapat tiga kandidat yang bertarung menjelang berakhirnya masa jabatan dirum yang akan habis 6 Maret 2026.
Informasi yang diperoleh, Rabu (18/2), panitia seleksi pengisian Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung telah merampungkan tes presentasi dan wawancara. Tercatat tiga kandidat mengikuti seleksi yakni I Made Agus Arsana, I Made Putra Wijaya, dan Putu Gede Haris Sandika. Ketiganya telah menjalani setiap tahapan dengan baik, namun pansel belum mengumumkan hasil akhir
Ketua Sekretariat Pansel, Anak Agung Sagung Rosyawati saat dikonfirmasi tak menampik seluruh rangkaian seleksi berlangsung bertahap. Seleksi telah dibuka dengan pendaftaran pada 26-30 Januari 2026, kemudian psikotes 6 Februari, tes tulis 9 Februari, terakhir presentasi dan wawancara pada 18 Februari.
“Setelah ini pansel akan rapat untuk menentukan ranking berdasarkan hasil tes yang telah dilakukan, selanjutnya dilaporkan ke KPM, kuasa pemilik modal yaitu Bupati Badung, untuk wawancara akhir,” ungkap Rosyawati.
Sesuai prosedur, keputusan Bupati Badung sebagai KPM akan dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri sebelum terbit surat keputusan dan pelantikan.
“Hasilnya atau keputusan KPM akan dilaporkan ke Kemendagri, setelah proses tersebut baru bisa dibuatkan SK KPM selanjutnya dilantik sesuai dengan tanggal berakhirnya masa jabatan dirum saat ini yaitu 6 Maret 2026,” terangnya.
Menariknya, dalam pergantian Direksi Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung, hanya kursi dirum yang lelang. Hingga kini, belum diketahui alasan dirum lama tidak diteruskan.
“Kewenangan KPM untuk memutuskan yang akan ditetapkan kembali dan yang mana diseleksi,” tegas Kabag Ekonomi Setda Badung itu. (Parwata/balipost)










