Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan melaksanakan aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” serta “Membina dan Berbagi” di Desa Petak dan Desa Petak Kaja, Senin (9/2). (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Gianyar bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan melaksanakan aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” serta “Membina dan Berbagi”. Acara dirangkai pula sosialisasi tentang BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan bagi pekerja rentan, di Desa Petak dan Desa Petak Kaja, Senin (9/2).

TP PKK Kabupaten Gianyar berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan dalam melakukan sosialisasi, edukasi, serta pendampingan kepada keluarga dan masyarakat agar semakin banyak pekerja rentan yang terlindungi dan merasa aman dalam bekerja.

Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Dr. Surya Adnyani Mahayastra menyampaikan, sosialisasi dan aksi sosial yang dilaksanakan oleh TP PKK Kabupaten Gianyar merupakan wujud pembinaan, pendampingan, dan pengarahan kepada seluruh keluarga dalam mengaktualisasikan 10 Program Pokok PKK dan program unggulan PKK, mendukung kebijakan pemerintah daerah, serta sebagai bentuk kepedulian langsung kepada masyarakat kurang mampu dalam upaya menurunkan angka stunting dan menjaga kesehatan lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, kader PKK, dan balita.

Baca juga:  Mengembangkan Kreativitas Anak lewat Program ABSB HardysFunzone

Bantuan diberikan kepada 100 orang, yang terdiri dari lansia 10 orang, ibu hamil 10 orang, disabilitas 10 orang, kader PKK 10 orang, balita 10 orang yang jenis bantuannya berupa beras, telur, susu, minyak, kacang ijo, ikan fillet, dan 50 orang kader Posyandu 6 SPM yang jenis bantuannya berupa 10 kg beras, 1 krat telor, dan 1 kotak susu.

“Kegiatan-kegiatan aksi sosial terus dilakukan secara berkelanjutan baik secara khusus oleh TP PKK Kabupaten Gianyar maupun melalui kolaborasi, sinergi dengan melibatkan perangkat daerah terkait, dan peran serta masyarakat itu sendiri,” ujarnya.

Baca juga:  Dongkrak Investasi Asing, Imigrasi Ubah Aturan Visa Kunjungan dan Tinggal Terbatas

Surya Adnyani Mahayastra menjelaskan, dalam mengoptimalkan Gerakan Kulkul PKK yang memiliki konsep gotong royong agar semua kader dan warga bergerak bersama-sama membersihkan rumah, halaman pekarangan, dan area telajakan masing-masing yang pelaksanaannya ditetapkan satu bulan sekali di minggu pertama, yang bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, membangkitkan semangat gotong royong, serta meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.

Surya Adnyani Mahayastra menambahkan, posyandu telah mengalami transformasi, yang tidak hanya melayani balita, remaja, dan lansia, tetapi berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu bahwa di posyandu dilaksanakan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman ketertiban umum, perlindungan masyarakat dan sosial.

Baca juga:  Jatuh dari Lantai 3, Buruh Cidera

“Saya ingin mengajak seluruh jajaran TP PKK di Kabupaten Gianyar dan para kader PKK untuk berkomitmen melaksanakan tugas dengan semangat dan antusias. Semoga ke depannya mampu tumbuh dan berkolaborasi dengan masyarakat guna menjadi ujung penerus dalam mendukung pelaksanaan program-program prioritas pemerintah pusat maupun pemerintah daerah kabupaten dan pemerintah desa,” tutupnya.

Sementara itu, Perbekel Desa Petak Kaja, I Nyoman Payu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada pekerja rentan di Desa Petak Kaja. Bantuan tersebut sebagai wujud nyata perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sementara, Perbekel Desa Petak, Anak Agung Gde Mayun Purnama juga menyampaikan terima kasih dan menyambut positif bantuan bagi pekerja rentan, sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap warga desa. (Adv/balipost)

 

BAGIKAN