Edukasi kesehatan HIV/AIDS bagi warga binaan Lapas Tabanan. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar penyuluhan kesehatan HIV/AIDS bagi warga binaan di Aula Candra Prabhawa. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan HIV/AIDS sekaligus meningkatkan pemahaman warga binaan terhadap penyakit tersebut.

Penyuluhan disampaikan oleh tim medis Lapas Tabanan yang terdiri atas dokter dan perawat. Materi yang diberikan meliputi pengertian HIV/AIDS, cara penularan, pencegahan, serta pentingnya menghindari stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV (ODHIV).

Baca juga:  Vaksin Mpox Sasar Kelompok Tertentu

Perawat Lapas Tabanan, Deby menjelaskan, HIV ditularkan melalui cairan tubuh tertentu, seperti darah, cairan kelamin, dan air susu ibu. Ia menekankan pentingnya pemahaman yang benar agar tidak terjadi kesalahpahaman di lingkungan masyarakat.

Sementara itu, Dokter Lapas Tabanan, Luh Putu Tresnadewi menyampaikan bahwa HIV/AIDS dapat dikendalikan dengan pengobatan. Terapi antiretroviral (ARV) yang dikonsumsi secara rutin berfungsi menekan perkembangan virus sehingga ODHIV tetap dapat menjalani kehidupan secara normal. “Penyuluhan ini juga diharapkan mampu membangun sikap empati warga binaan,” jelasnya (6/1).

Baca juga:  Sembilan Warga Binaan Terima Remisi Natal, Dua Langsung Bebas dari Lapas Tabanan

Melalui kegiatan ini, Lapas Tabanan berharap warga binaan memiliki pengetahuan yang tepat tentang HIV/AIDS, mampu menghindari perilaku berisiko, serta menumbuhkan kepedulian tanpa stigma negatif

Sementara itu, salah seorang warga binaan, Gusti, mengaku kini lebih memahami bahwa ODHIV tidak perlu dijauhi, melainkan perlu mendapat dukungan agar tetap bersemangat menjalani hidup. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN